DIY Catat 25 Kasus Kusta, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Kasus kusta masih ditemukan di Indonesia. Kenali 5 gejala, cara penularan, pengobatan MDT, serta upaya pencegahan sejak dini.
Bus baru Trans Jogja berwarna biru siap mengaspal, Rabu (25/5/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Trans Jogja diharapkan dapat melayani 17 jalur.
Harianjogja.com, JOGJA - Rencana pengoperasian 17 jalur Trans Jogja bagai buah simalamakama. Satu sisi Pemda DIY dan operator Trans Jogja telah menggaungkan komitmen untuk merombak besar-besaran per 1 April 2017 sekaligus penambahan dari delapan menjadi 17 rute. Di sisi lain, kebutuhan bus yang layak jalan dan nyaman ternyata masih jauh dari ideal. Apalagi, sebanyak 29 armada milik PT Jogja Tugu Trans (JTT) yang telah usang harus ditarik dari peredaran oleh PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku operator bus rapid trans (BRT) di Kota Jogja.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=805738">TRANS JOGJA : Armada untuk 17 Jalur Kurang, Ini Strategi yang Mungkin Diterapkan
Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DIY Agus Harry Triono saat dimintai konfirmasi menyatakan, pihaknya dalam proses mengestimasi kebutuhan bus untuk 17 jalur dengan memprioritaskan jalur yang memiliki permintaan tinggi. Menurutnya, operasional 17 jalur untuk 1 April 2017, sedang diupayakan.
"Iya betul [operasi 1 April 17 jalur]. Ini masih diotak-atik teman-teman, nanti informasinya kami susulkan berapa ketemunya yang dijalur [operasi] 1 April. Prioritas penumpangnya ramai, jalur yang potensial [ramai] yang layanan busnya diperbanyak," ungkap dia, Rabu (29/3/2017).
Termasuk menyiapkan halte, saat ini jumlah halte permanen ada di 112 titik dan halte portabel terdapat di 58 titik. Guna mendukung operasional 17 jalur, menurut Harry akan ditambah halte portabel sekitar 40 titik. Selain itu, tidak ada lagi petugas tiket di halte, karena pembayaran tiket Trans Jogja akan dilakukan di dalam bus. Para petugas halte akan diambilalih sebagai karyawan PT AMI untuk dipekerjakan sebagai pramugara dan pramugari.
"Kalau 17 rute tetap sesuai rencana awal tinggal bagi-bagi busnya yang berjumlah 105 unit itu," ujarnya.
Sebelumnya Direktur Utama PT JTT Agus Andriyanto menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk pengadaan bus baru setelah mendapatkan informasi penarikan bus lama. Saat ini dalam proses pengiriman armada ke karoseri. Ia memastikan jumlah 29 unit bus baru dari PT JTT akan siap beroperasi maksimal Agustus 2017 mendatang.
"Saat ini sudah dipesan, untuk karoseri saja paling tidak butuh 45 hari kerja, sehingga maksimal Agustus nanti," kata pria yang juga Ketua Organda DIY ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kusta masih ditemukan di Indonesia. Kenali 5 gejala, cara penularan, pengobatan MDT, serta upaya pencegahan sejak dini.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Susunan pemain Argentina vs Swiss di semifinal Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan Julian Alvarez menjadi andalan La Albiceleste.
BPBD Jogja meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi El Nino dan mengimbau warga mewaspadai bediding, ISPA, dehidrasi, hingga kebakaran.
Veda Ega Pratama membawa modal positif ke Moto3 GP Jerman setelah menjadi tercepat di Practice sebelum start dari posisi ke-13.
Jorge Martin tetap memimpin klasemen MotoGP 2026 usai sprint GP Jerman. Marc Marquez memangkas selisih poin lewat kemenangan di Sachsenring.