Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo 31 Agustus 2026, Berangkat dari Tugu
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 31 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Solo hingga Palur.
Nelayan DIY akan memanfaatkan teknologi saat melaut
Harianjogja.com,JOGJA -- Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) DIY bekerjasama dengan LAPAN Bandung dalam rangka meningkatkan kemampuan nelayan untuk beralihteknologi. Ke depan kapal nelayan DIY akan dipasang alat deteksi ikan dengan berbasis citra satelit.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=807113">NELAYAN DIY : Kapal Nelayan DIY akan Dipasangi Alat Deteksi Ikan Berbasis Satelit
Kepala Dislautkan DIY Sigit Sapto Raharjo menjelaskan, untuk mendorong terjadinya alihteknologi nelayan dari manual menuju digital, pihaknya bekerjasama dengan Lapan Bandung. Salahsatunya dengan mempersiapkan alat pendeteksi ikan di laut, sehingga nelayan dapat menentukan dan memantau letak perairan yang ada banyak potensi ikan. Kerjasama itu telah berlangsung sejak 2016 silam dan tahun ini mulai dilakukan pelatihan terhadap nelayan untuk menggunakan alat tersebut.
Tetapi sayangnya perahu berukuran kecil tidak disarankan menggunakan alat ini. Karena prinsip kerja alat tidak bisa dipasang di titik yang bisa mengalami guncangan besar. Oleh karena itu, penggunaan alat ini lebih direkomendasikan pada kapal dengan mesin di atas 30 grosston. Akantetapi, jika kondisi ombak tidak tinggi, bisa digunakan kapal dengan kekuatan 20 grosston.
"Harga tergantung layarnya. Tetapi dirata-rata antara Rp7,5 juta sampai Rp12 juta," ucapnya, Senin (3/4/2017)
Ia menambahkan, Dislautkan tengah melakukan sosialisasi penggunaan alat tersebut. Karena belum ada satupun kapal nelayan DIY yang menggunakan alat deteksi ini meski sudah banyak beroperasi kapal 30 grosston. Bahkan, kata dia, kapal bantuan dari pemerintah beberapa waktu lalu pun sudah dilengkapi dengan alat itu. Namun nelayan melepasnya dan memilih tetap menggunakan alat manual rumpon untuk mendeteksi keberadaan ikan.
"Cuma nelayan kita [DIY] karena pakai rumpon masih bisa, sehingga tidak mau belajar inovasi teknologi. Kapal bantuan juga ada alat itu, tapi malah dicopot. Kami tidak kurang-kurang membina melatih untuk menggunakan alat itu," tegasnya.
Program alihteknologi nelayan itu, kata dia, sekaligus untuk mempersiapkan nelayan DIY, karena ke depan penggunaan rumpon akan dilarang. Sehingga mau tidak mau harus beradaptasi dengan alat digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 31 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Solo hingga Palur.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Jadwal KSPN Jogja 1 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan