Demo Ojol Jogja Hari Ini, Berikut Ini Tuntutan Driver Online
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Seremoni peletakan batu pertama dilakukan oleh Penjabat Bupati Kulonprogo Budi Antono di lahan relokasi tanah desa wilayah Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Jumat (7/4/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Bandara Kulonprogo dipersiapkan sedemikian rupa agar ramah terhadap setiap kelompok masyarakat.
Harianjogja.com, JOGJA -- Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY membentuk tim guna mendorong adanya fasilitas di New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulonprogo lebih ramah terhadap kelompok rentan. Tim tersebut direncanakan memberikan masukan kepada pihak terkait yang mengurus proyek pembangunan bandara tersebut.
Sekretaris BPPM DIY Carolina Radiastuty menjelaskan, pihaknya mulai melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dengan pembangunan NYIA seperti PT Angkasa Pura I dan dinas terkait hingga PT KAI, Organda DIY dalam kaitan mengadvokasi adanya fasilitas yang memadai bagi kelompok rentan. Kelompok rentan tersebut antara lain, penyandang disabilitas, anak, perempuan dan lansia. Ia berharap pembangunan kawasan NYIA yang dilaksanakan secara terpadu bisa lebih ramah dengan kelompok rentan tersebut.
"Kami sudah mulai sejak awal koordinasi dengan semua stakeholder terkait NYIA, dengan API, termasuk angkutan umum Trans Jogja, Damri, PT KAI, Organda, dinas PU berkaitan dengan infrastruktur termasuk SKPD terkait dengan itu perhubungan. Kami berikan advokasi agar perencanaan di NYIA bisa terpadu, bandara yang ramah terhadap peremuan, anak, difabel dan lansia," ungkap Carolina, Jumat (21/4/2017).
Pihak mendorong perencanaan itu, mengingat fakta yang terjadi di Bandara Adisutjipto justru tidak ramah dengan kelompok rentan. Belum ada fasilitas laktasi serta dukungan bagi penyandangan disabilitas.
"Mumpung ini belum mulai, kami advokasi itu, belum terlanjur, Adisutjipto ini kan nggak ramah [terhadap kelompok rentan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.