Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Kecelakaan Gunungkidul dengan korban meninggal meningkat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul mengalami kenaikan. Jajaran Satlantas Polres pun terus melakukan sosialisasi ketertiban berlalulintas untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Baca Juga :http://www.harianjogja.com/?p=817030"> KECELAKAAN GUNUNGKIDUL : Duh, Pertengahan Mei, 29 Nyawa Meregang di Jalanan
Menurut Kepala Satlantas Polres Gunungkidul AKP Samiyono, kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Namun dari jumlah kasus yang ada kebanyakan kecelakaan dikarenakan oleh faktor manusia.
"Kebanyakan kurang berhati-hati dalam berkendara,” ujarnya, Senin (15/5/2017).
Samiyono menambahkan, untuk sisi kasus, kecelakaan paling fatal terjadi di Pokcucak, Bedoyo, Ponjong pada akhir Maret lalu. Saat itu, rombongan wisatawan asal Kudus yang menggunakan minibus Isuzu Elf terguling dan mengakibatkan empat penumpang tewas.
“Di Gunungkidul sendiri ada beberapa titik yang rawan kecelakaan seperti di Jalan Baron, Jogja-Wonosari, atau Semin-Wonosari hingga Wonosari-Girisubo. Untuk itu, kami meminta pengendara berhati-hati,” ujarnya.
Samiyono pun mengaku terus melakukan sosialisasi ketertiban dalam berlalulintas. Tujuannya agar angka kecelakaan dapat ditekan. “Selain itu, kami juga meminta kepada pengendara rutin melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan yang dimiliki. Sebab, kondisi kendaraan juga menjadi faktor penting dalam keselamatan,” imbuhnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino. Menurut dia, sosialisasi tentang keselamatan tidak hanya dilakukan melalui spanduk. Namun upaya tersebut juga dilakukan dengan memberikan pengaraaan dan bimbingan terhadap keselamatan berlalulintas di sekolah. “Upaya pencegahan atau sosialisasi keselamatan berkendara dilakukan sejak dini. Untuk itu, sasaran sosialisasi ditujukan ke anak-anak sekolah,” katanya.
Ditambahkan Ngadino, cara lain untuk menekan angka kecelakaan juga dilakukan dengan rutin menggelar razia. “Salah satunya dengan menggelar operasi Patuh Progo 2017. Razia ini diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada pengendara untuk tertib lalulintas sehingga angka kecelakaan dapat dikurangi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Agrinas Palma Nusantara menjajaki penggunaan truk listrik untuk mengangkut tandan buah segar sawit guna mendukung modernisasi logistik dan keberlanjutan industr
Mario Aji gagal lolos ke Q2 Moto2 Aragon 2026 setelah finis ke-12 di Q1. Pembalap Indonesia itu akan memulai balapan dari posisi ke-26.
Studi terhadap 183.000 orang menemukan hubungan penggunaan media sosial lebih dari 2,5 jam per hari dengan meningkatnya gejala depresi.
Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok mempercepat penghapusan konten AI, rekaman lama, hingga QR donasi palsu terkait bencana banjir dan longsor.
PSIM Jogja mengungkap kisaran harga jersey Adidas musim 2026/2027. Jersey resmi Laskar Mataram dibanderol sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu dan dijual melalu