Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Kusir andong, Budi Raharjo alias Sisar (kanan) duduk di atas andong menunggu penumbang sembari menunggu kuda menghabiskan pakan, Selasa (26/4/2016). (Bernadheta Dian Saraswati /JIBI/Harian Jogja)
Transportasi Tradisional, sarana prasarana pendukung Jogja terus dibenahi.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota Jogja akan menyiapkan shelter khusus andong dan becak sebagai wujud dukungan untuk kendaraan tradisional tanpa mesin tersebut. Pengadaan shelter ini masih dalam kajian selama tiga bulan ke depan.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/03/29/transportasi-tradisional-pansus-dprd-kota-jogja-ingin-memperluas-jalur-andong-dan-becak-805722">TRANSPORTASI TRADISIONAL : Pansus DPRD Kota Jogja Ingin Memperluas Jalur Andong dan Becak
Kepala Seksi Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Tri Haryanto mengatakan shelter andong nantinya akan dilengkapi dengan tempat istirahat khusus kusir, tempat makan kuda, hingga fasilitas air untuk membersihkan kotoran kuda.
Saat ini shelter andong yang berada di timur Pasar Bringharjo dinilai belum refresentatif.
"Maka perlu banyak pembenahan supaya nyaman," kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta