Ilustrasi mayat (Dok/JIBI)
Warga langsung membongkar beton yang menutupi saluran air
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Rejowinangun, Kotagede, Jogja menemukan mayat yang hanyut di saluran air, Rabu (31/5/2017).
Erlin, warga kampung Rejowinangun, yang pertama kali melihat mayat tersebut mengatakan awalnya dia keluar rumah untuk mencuci piring pada pukul 20.30 WIB. Tiba-tiba saat dia menoleh ke arah barat, ada sesuatu yang hanyut. Ia menduga itu adalah sampah tapi kemudian ia sadar itu adalah tubuh manusia karena ia melihat ada tangan dan kaki.
Erlin langsung berlari ke dalam rumah dan memberi tahu ibunya, Nur Janah, kalau di saluran air ada orang yang hanyut. Nur Janah lantas buru-buru keluar, tapi ia tidak mendapati apa-apa karena memang pada malam itu aliran air di saluran depan rumahnya itu cukup deras.
“Saya awalnya tidak percaya dengan Erlin,” ujar Nur Janah, Kamis (1/6/2017). Warga langsung membongkar beton yang menutupi saluran air. Tempat pembongkaran itu kira-kira berjarak sekitar 50 meter dari rumah Nur Janah. Setelah berhasil dibongkar, ternyata warga tak mendapati apapun. Pencarian kemudian dilanjutkan ke ujung saluran air yang berada di Kampung Karang Sari. Di sana warga juga tak mendapati apa pun.
Sekitar pukul 23.00 WIB, warga datang kembali ke saluran air depan rumahnya tapi kali ini warga didampingi tim SAR dan kepolisian. “Tim SAR melihat ada yang nyangkut, baju warna biru. Setelah itu aliran air diperkecil, kemudian baru dibongkar. Mayatnya baru berhasil diangkat jam 12 malam,” ucap Nurjanah.
Panit II Reskrim Polsek Kotagede, Aiptu Supardi mengatakan polisi belum bisa memberikan banyak informasi karena keluarga yang bersangkutan belum dimintai keterangan lebih lanjut. Ia mengatakan belum meminta keterangan keluarga karena ingin memberikan waktu berduka terlebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: