Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ilustrasi investasi (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Membangun pabrik perlengkapan militer seperti helm, sarung tangan hingga baju antipeluru
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perlengkapan militer akan membangun pabrik di kawasan Mijahan, Kecamatan Semanu, Gunungkidul.
Rencananya pabrik itu mulai dibangun di 2018 mendatang. Perusahaan tersebut akan membangun pabrik perlengkapan militer seperti helm, sarung tangan hingga baju antipeluru.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajat Ruswandono mengungkapkan Pemerintah Kabupaten sudah bertemu dengan PT Molay Satrya Indonesia terkait dengan rencana membangun pabrik perlengkapan militer di Mijahan. Pada Jumat (2/6/2017) lalu bahkan sudah ada pertemuan antarkedua belah pihak guna membahas masalah perizinan penggunaan ruang pembangunan pabrik.
“Baru langkah awal untuk investasi. Namun, Pemkab sangat mengapresiasi langkah dari investor untuk menanamkan modalnya di Gunungkidul,” katanya, Minggu (4/6/2017). Menurut Drajat, dalam pertemuan dengan PT Molay, selain membahas masalah perizinan, juga memperkenalkan terkait dengan aneka usaha yang akan diproduksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.