Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ilustrasi kebakaran (imdb.com)
Kasus kebakaran yang ditangani Damkar Sleman tersebut tidak hanya terjadi di rumah tetapi juga kendaraan bermotor.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak awal Ramadan hingga saat ini, tercatat lima kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Sleman. Penyebab terjadinya kasus tersebut didominasi faktor akibat hubungan arus pendek.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Sleman Ismu Ahmad Widodo menjelaskan kasus kebakaran yang ditangani Damkar Sleman tersebut tidak hanya terjadi di rumah tetapi juga kendaraan bermotor.
Dari kasus kebakaran yang terjadi, Damkar mencatat tidak ada korban jiwa. Jumlah lima kejadian itu menambah puluhan kasus kebakaran yang terjadi sebelum Ramadan. Tercatat lebih dari 30 kasus kebakaran yang terjadi sampai Mei lalu, baik yang berhasil dipadamkan oleh warga maupun yang tidak ditangani oleh petugas Damkar.
“Kalau kasus-kasus sebelumnya disebabkan oleh beragam faktor seperti lilin yang jatuh dan kebocoran gas, lima kasus di bulan puasa terjadi akibat hubungan arus pendek,” ungkap Ismu, Rabu (7/6/2017). Dia berharap warga memeriksa kabel-kabel listrik di rumah atau lokasi usahanya. Termasuk jaringan listrik pada kendaraan.
Ismu juga berharap peralatan listrik yang ada digunakan sesuai kapasitas. “Kebanyakan disebabkan oleh kelalaian manusia. Bisa diantisipasi kalau ada pengecekan jaringan atau peralatan listrik secara rutin,” ucapnya.
Data Damkar Sleman menyebutkan, dari lima kasus kebakaran yang terjadi, tiga kasus di antaranya menimpa kendaraan bermotor. Misalnya sebuah truk pengangkut material terbakar di Watuadeg, Cangkringan pada Senin (5/6/2017) malam. Dugaan sementara kebakaran disebabkan hubungan arus pendek. Total kerugian sekitar Rp50 juta.
Sehari sebelumnya, Minggu (4/6/2017) petang, sebuah kendaraan Sedan Toyota juga terbakar di depan SPBU Sidorejo Kecamatan Godean. Kendaraan milik Arif Kadarusman, warga Canganom, Sumberagung, Kecamatan Moyudan itu diduga akibat korseleting kabel. Kerugian akibat kasus tersebut diperkirakan lebih dari Rp60 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.