WISATA GUNUNGKIDUL : Kantong Parkir Jadi Masalah

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 04 Juli 2017 09:40 WIB
WISATA GUNUNGKIDUL : Kantong Parkir Jadi Masalah

Ratusan wisatawan mengantri untuk masuk ke dalam mulut gua obyek wisata Gua Pindul yang berada di dusun Gelaran, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, Jumat (6/5/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)

Kantong-kantong parkir di sejumlah objek wisata yang dirasa belum representatif

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul mulai mengevaluasi pelaksanaan kegiatan selama libur Lebaran 2017. Dari evaluasi ini diketahui sejumlah permasalahan yang harus diselesaikan guna mewujudkan rasa nyaman kepada pengunjung.

Salah satu permasalahan yang dihadapi saat libur Lebaran adalah keberadaan kantong-kantong parkir di sejumlah objek wisata yang dirasa belum representatif sehingga dapat menganggu kenyamanan pengunjung.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukomono mengatakan keberadaan tempat-tempat parkir yang sangat dibutuhkan sehingga kenyamanan terhadap pengunjung dapat diwujudkan.

“Kalau terlihat semrawut maka rasa nyaman akan berkurang. Permasalahannya, penumpukan parkir masih terlihat saat libur Lebaran kemarin,” ujar mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dispar Gunungkidul ini, Senin (3/7/2017).

Keluhan masalah parkir wisata, khususnya di kawasan pantai, dirasakan oleh Dedi Setyawan, pengunjung asal Solo, Jawa Tengah. Dia mengungkapkan saat berkunjung di Pantai Ngandong, Minggu (2/7/2017), harus memarkir kendaraannya di dekat perbukitan yang ada di sisi utara pantai.

“Tempat parkir penuh semua. Oleh petugas, disediakan lahan yang mepet dengan bukit,” katanya. Disingung mengenai tarif, Dedi mengakui jika harga yang dipatok masih relatif wajar. Untuk kendaraan roda empat diminta bayaran Rp10.000. Nominalnya sama dengan yang tertera di karcis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online