BPJS KESEHATAN : 1 Dari 36 Perempuan Suspeck Kanker Serviks

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 14 Juli 2017 00:40 WIB
BPJS KESEHATAN : 1 Dari 36 Perempuan Suspeck Kanker Serviks

Seluruh jajaran stakeholder di wilayah Seyegan Sleman mendukung gerakan bersama pemeriksaan dini kanker serviks di Puskesmas Seyegan, Kamis (13/7/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)

BPJS Kesehatan memfasilitasi perempuan melakukan pemeriksaan IVA

Harianjogja.com, SLEMAN -- Kasus penyakit kanker rahim tergolong tinggi. Deteksi dini dapat menyelamatkan ribuan perempuan dari penyakit itu. Pasalnya satu dari 36 perempuan di Indonesia suspect kanker serviks.

Kepala BPJS Kesehatan Sleman Janoe Tegoeh Prasetijo mengatakan pemeriksaan IVA/Papsmear dapat menyelamatkan jutaan perempuan di DIY. Apalagi, pemeriksaan IVA dijamin oleh BPJS Kesehatan.

"Kalangan perempuan tidak perlu kawatir dengan biayanya. Kalau sudah diperiksa dinyatakan positif (kanker servik), dia akan dirujuk sesuai prosedur yang berlaku," katanya di sela-sela perayaan Ulang Tahun BPJS Kesehatan di Puskesmas Seyegan, Kamis (13/7/2017).

Berdasarkan data BPJS Kesesehatan secara nasional, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar. Sementara di tingkat rawat inap lanjutan tercatat 6.938 kasus dengan biaya sekitar Rp87,1 miliar. Adapun yang menjalani pemeriksaan IVA hingga Mei 2017 terdapat 101.097 orang dan pap smear 93.263 orang.

Janoe mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinkes Sleman melaksanakan pemeriksaan IVA dan Papsmear sebagai upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini.

"Pemeriksaan dilakukan secara rutin di tiap-tiap puskesmas di mana masing-masing puskesmas ditargetkan 1.100 perempuan memeriksa IVA," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online