PENDIDIKAN JOGJA : Ratusan Pengawas Sekolah Terkendala Karya Tulis

Sunartono
Sunartono Minggu, 16 Juli 2017 17:00 WIB
PENDIDIKAN JOGJA : Ratusan Pengawas Sekolah Terkendala Karya Tulis

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala (Foto Ilustrasi) Guru bahasa Inggris mengajar siswa kelas VI sekolah dasar di lembaga bimbingan belajar Primagama Jl. Adi Sucipto, Manahan, Solo, Jumat (24/1). Sejumlah siswa memilih untuk masuk lembaga bimbingan belajar untuk persiapan menghadapi Ujian Sekolah.

Masih ada ratusan pengawas yang terkendala dalam menyusun karya tulis untuk pengembangan profesi

Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) mendorong pengawas sekolah di DIY agar rajin melakukan penelitian guna menghasil karya tulis ilmiah.

Masih ada ratusan pengawas yang terkendala dalam menyusun karya tulis untuk pengembangan profesi. APSI melantik pengurus APSI DIY di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Sabtu (15/7).

Ketua APSI Daliman Sofyan mengimbau pengawas sekolah untuk turut aktif di setiap kegiatan penelitian. Terutama berkaitan dengan pengembangan sekolah. Keaktifan itu dinilai dapat memotivasi para guru yang dibawah binaan pengawas untuk menghasilkan karya ilmiah.

Namun, dia tidak menampik tak sedikit guru saat ini justru mulai banyak meneliti dan menghasilkan karya tulis. “Memang masih berat, pengawas juga harus melakukan hal sama [dengan guru, seperti menulis]. Karena pengawas membimbing guru, bagaimana guru mempunyai karya ilmiah yang bagus, itu sangat dipengaruhi keberadaan pengawas,” paparnya di sela-sela pelantikan APSI DIY, Sabtu.

Pengawas sekolah masih harus meningkatkan keprofesionalannya hingga mencapai standar yang telah dilakukan. Mulai dari supervisi sekolah, manajerial, evaluasi hingga penelitian dan pengembangan suatu sekolah.

Daliman mengakui masih ada beberapa pengawas membutuhkan motivasi, utamanya yang berada di pinggiran. Jika suatu sekolah, mutunya kurang meningkat, maka tugas pengawas untuk meneliti. Hasil penelitian itu direkomendasikan ke Dinas Pendidikan guna mengambil langkah yang harus diperbaiki.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online