Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Pasca ditetapkannya Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar memilih pasif
Harianjogja.com, JOGJA--Pasca ditetapkannya Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (17/7/2017) lalu, partai berlambang pohon beringin itu mulai menata struktur internalnya.
Sementara di tingkat daerah, pihak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar memilih pasif.
Seperti diakui Ketua DPD Golkar DIY Haryadi Suyuti. Kepada wartawan, Selasa (18/7/2017), pria yang juga walikota Jogja itu mengakui, lebih memilih pasif. “Kami tunggu saja arahan dari pusat saja,” katanya.
Ia pun berharap anggota Golkar di DIY tetap bisa solid. Untuk itu, ia mengimbau kepada semua anggota, mulai dari tingat DPD hingga Pengurus Kecamatan (PK) untuk tidak ikut ambil bagian dalam polemik pasca penetapan tersangka ketua umumnya itu. “Jangan berspekulasi apa-apa,” tegas Haryadi.
Ia mengklaim, peristiwa yang terjadi di Jakarta itu tak banyak berpengaruh pada program kegiatan partai di tingkat daerah. Pasalnya, program dan sasaran partai di daerah pada dasarnya berbeda dengan tingkat pusat.
Meski begitu, ia berharap kepada semua jajaran DPD Golkar untuk bisa mengambil pelajaran penting dari kasus yang menimpa Setnov, sapaan akrab Setya Novanto. Dengan begitu, kejadian tersebut tak lagi menimpa anggota Partai Golkar.
Menurut Haryadi, banyak hal yang bisa dipetik atas penetapan tersangka ke Setya Novanto. Sebab itu dia mengimbau ke para kader di daerah, untuk melaksanakan etika organisasi dengan benar. Agar tidak ada kader di daerah yang terjerat masalah serupa.
“Ada etika organisasi, etika di partai terkait integritas. Harap teman-teman fraksi dapat belajar dari kejadian ini. Mengambil pelajaran, mengambil hikmah. Sudah itu saja, introspeksi semua, tidak usah saling tuduh,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.