Tampil di Level Nasional, Satya Aset Potensial Anggar DIY
Ramadhanihusayn menunjukkan potensinya sebagai atlet anggar masa depan DIY.
Ilustrasi siswa sekolah dasar (SD). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Mereka akan mendapatkan pemeriksaan gigi dan telinga hidung tenggorokan dari dokter spesialis setempat.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 172 siswa Sekolah Dasar Negeri Pandowoharjo, Sleman akan mendapatkan edukasi terkait dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, mereka akan mendapatkan pemeriksaan gigi dan telinga hidung tenggorokan dari dokter spesialis setempat.
Kepala BPJS Kesehatan Sleman-Kulonprogo Janoe Tegoeh Prasetijo mengatakan sekolah tersebut satu dari 13 sekolah dasar di Indonesia yang ditunjuk untuk melaksanakan program komunikasi informasi edukasi untuk peserta anak sekolah (Kupas).
“SDN Pandowoharjo mewakili Jawa Tengah-DIY untuk kegiatan ini," katanya, Selasa (18/7/2017). Gerakan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat sejak dini. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bantuan peralatan olahraga untuk mendukung program tersebut. Termasuk televisi edukasi kesehatan yang bisa ditonton seluruh siswa.
Gerakan PHBS di SDN Pandowoharjo akan dilaksanakan pada Rabu (19/7/2017) ini. Selain melibatkan siswa dan orangtua siswa, juga diikuti kalangan dokter spesialis gigi dan mulut serta THT. Sebanyak 172 siswa akan mengikuti pemeriksaan gigi dan THT. Sedikitnya ada 26 dokter spesialis siap memeriksa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ramadhanihusayn menunjukkan potensinya sebagai atlet anggar masa depan DIY.
Prakiraan cuaca Jogja saat libur Iduladha 2026, mayoritas berawan, Sleman dan Kota Jogja berpotensi hujan ringan.
Data TKA 2026 Kemendikdasmen menunjukkan nilai Matematika SD dan SMP masih jauh di bawah capaian Bahasa Indonesia.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.