KOMODITAS PANGAN : Harga Garam Tidak Naik Tapi Berubah ...

Irwan A Syambudi
Irwan A Syambudi Senin, 24 Juli 2017 06:22 WIB
KOMODITAS PANGAN : Harga Garam Tidak Naik Tapi Berubah ...

Ilustrasi industri garam. (/JIBI/Solopos/Dok.)

Komoditas pangan, harga garam kembali tinggi.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Harga garam di Pasar Argosari, Kecamatan Wonosari mengalami lonjakan yang signifikan. Stok garam di pasaran mulai menipis, lantaran sejumlah pedagang memilih untuk mengurangi stok garam.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=836266">KOMODITAS PANGAN : Garam Grosok Dari Rp50.000 per Karung Jadi Rp100.000 per Karung

Kepala Seksi Metrologi dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Supriyadi mengakui telah mendapatkan laporan perihal adanya lonjakan harga garam. Namun demikian pihaknya kini masih menunggu dari Pemda DIY untuk segera melakukan rapat koordinasi untuk menyikapi hal itu.

“Memang benar kami telah mendapatkan laporan dari sejumlah pedagang. Mereka bilang harganya tidak naik, tetapi berubah. Karena memang harga garam naiknya luar biasa mulai dari bulan puasa kemarin,” kata dia, Minggu (23/7/2017).

Pihaknya memperkirakan kenaikkan harga garam disebabkan kurangnya pasokan dari produsen. Terlebih lagi selama ini Gunungkidul masih mengandalkan pasokan garam dari daerah lain, sehingga kenaikkan harga garam sangat mungkin terjadi saat pasokan berkurang.

Salah seorang pedang sembako di Pasar Argosari, Supriyati berharap pemerintah dapat mengendalikan harga garam yang kian melonjak. Menurutnya jika harga garam terus mengalami kenaikkan, maka akan semakin menyusahkan pedagang maupun pembeli.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis