Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Pemasungan Sleman, keluarga perlu mendapat edukasi.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Kasus pemasungan terhadap penyandang disabilitas psikososial di Sleman terus ditekan. Hingga kini, tercatat hanya tujuh kasus pemasungan parsial yang terjadi di masyarakat.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=837417">Dari 543 Orang Disabilitas Psikososial, Masih Tersisa 7 Kasus Pemasungan di Sleman
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Novita Krisnaeni menilai sangat penting untuk membentuk masyarakat yang berkontribusi secara proaktif pada kesehatan jiwa berbasis hak yang komprehensif dan terpadu. Hal itu bisa terwujud jika seluruh elemen mulai dari keluarga, masyarakat, stakeholder maupun berbagai komponen memberikan ruang yang layak bagi penyandang disabilitas psikologis itu.
Sayangnya, kata dia, perlakuan keluarga maupun masyarakat terhadap penyandang disabilitas psikososial tidak jarang masih melanggar hak para penyandang disabilitas sendiri.
"Kecenderungan ini yang harus mendapat perhatian dan diubah. Sehingga para penyandang disabilitas psikososial tetap memperoleh ruang yang layak," ajaknya, Rabu (26/7/2017).
Sekadar diketahui, Kementerian Sosial meresmikan Rumah Antara bagi penyandang disabilitas psikososial. Lokasinya berada di Dusun Karangmojo, Purwomartani, Kalasan. Konsep Rumah Antara itu didirikan karena banyak kasung pemasungan bagi penyandang disabilitas ini di Indonesia.
"Setelah keluar dari Rumah Sakit Jiwa dinyatakan sembuh, tapi saat kembali ke masyarakat tidak diperlakukan secara layak, akhirnya kambuh lagi," kata Kepala KUA Kalasan R. Agung Nugraha.
Agung yang menjadi salah satu tim pendamping Rumah Antara itu menilai, tidak jarang pihak keluarga sendiri enggan menerima kembali penyandang disabilitas psikososial. Bahkan kehadirannya dinilai mengganggu ketentraman keluarga.
"Di Rumah Antara ini, penyandang disabilitas psikososial bisa mendapatkan pendampingan mental dan spiritual, proses adaptasi sebelum kembali ke masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Kejari Kulonprogo menggandeng BPKP DIY mempercepat penghitungan kerugian negara dalam dugaan korupsi BUMD PT SAK.
Simak 10 cara menjaga fungsi dan kesehatan ginjal, mulai dari pola makan, olahraga, hidrasi, hingga menjaga kualitas tidur.
DPRD DIY mematangkan Perda penanggulangan bencana baru untuk memperkuat pencegahan, mitigasi, peringatan dini, dan ketangguhan masyarakat.
Banjir bandang Nepal dan Tibet menewaskan lebih dari 165 orang dan membuat hampir 1.500 orang hilang, termasuk ratusan warga asing.
Harbolnas 2026 ditargetkan mencapai Rp40 triliun, naik 10% dari 2025, dengan cakupan promosi barang, jasa, akomodasi, dan transportasi.