Jepang hingga China, Ini Negara Pembeli Gas Indonesia
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Sejumlah penari menari tarian kuda lumping pada saat upacara pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV DIY 2017 di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (29/7/2017) sore. Porda DIY digelar dari 29 Juli-5 Agustus 2017. (Jumali /JIBI/Harian Jogja
Kabupaten Sleman akhirnya keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV 2017
Harianjogja.com, BANTUL -- Kabupaten Sleman akhirnya keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV 2017, Sabtu (5/8/2017) sore.
Dari total 430 emas, 430 perak dan 546 perunggu yang diperebutkan pada event multicabang kali ini, Sleman mampu meraih 140 emas, 138 perak dan 129 perunggu.
Sedangkan tuan rumah Porda XIV Bantul yang sempat menjadi juara Porda di Kulonprogo harus puas berada di peringkat kedua dengan 135 emas, 112 perunggu dan 152 perunggu.
Sementara Kota yang merupakan tuan rumah Porda XV 2019 hanya berada di peringkat ketiga dengan 100 emas, 112 perak dan 116 perunggu. Kulonprogo di posisi keempat dengan 32 emas, 27 perak dan 73 perunggu. Gunungkidul berada di urutan kelima dengan 23 emas, 40 perak dan 76 perunggu.
Dibandingkan Porda sebelumnya, pada kejuaraan multievent kali ini selisih medali antara juara umum dengan peringkat di bawahnya juga cukup jauh. Padahal, pada Porda sebelumnya di Kulonprogo, Sleman hanya kalah satu emas dibandingkan Bantul yang keluar sebagai juara umum.
Adapun penutupan Porda sendiri kemarin berjalan sederhana. Tak hanya pertunjukan seni tradisional, penutupan Porda juga menampilkan devile atlet dari masing-masing daerah, penyerahan trofi Porda ke Sleman yang merupakan juara umum Porda kali ini.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga diberikan secara simbolis bendera Porda dari tuan rumah Bantul kepada tuan rumah Porda XV 2019 Kota Jogja.
Plt Ketua KONI Sleman Sukiman mengaku puas dengan capaian prestasi oleh kontingennya. Selain mencatatkan rekor karena menjadi juara di rumah orang, selisih medali yang diraih oleh Sleman dengan peringkat kedua, yakni Bantul juga cukup jauh.
"Meski demikian ada beberapa cabang yang memang belum memenuhi target. Namun, secara keseluruhan telah memenuhi target kami. Karena yang lainnya mampu menutupi raihan di cabang lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.
Polda DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional saat aksi pemuda dan mahasiswa pada 28 Oktober 2026. Jalan tetap dibuka jika arus normal.
Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Menlu Singapura Vivian Balakrishnan setelah kedua negara membahas penanganan karhutla.
GKR Mangkubumi mengajak warga menjaga Jogja tetap damai saat aksi 28 Oktober. Satpol PP DIY menegaskan tugas Jaga Warga menjaga lingkungan.