Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Lava jeep tour bergantian menggunakan jalan dengan truk pengangkut material saat melintasi kawasan Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kec. Cangkringan, Sleman, Rabu (5/11). Empat tahun lalu 5 NOvember 2010 Gunung Merapi mengalami puncak letusan besar yang menelan ratusan korban jiwa. Sekitar 150 juta meter kubik material di keluarkan Merapi pada saat itu.
Dinas Pariwisata Sleman akan membatasi areal operasional bagi kendaraan jeep yang kerap digunakan dalam lava tur
Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Pariwisata Sleman akan membatasi areal operasional bagi kendaraan jeep yang kerap digunakan dalam lava tur. Hal ini sebagai upaya pembinaan karena ratusan kendaraan tersebut memang belum terstandarisasi.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih mengatakan standarisasi memang sulit diterapkan pada sekitar 540 jeep yang beroperasi di areal wisata Gunung Merapi itu. “Jadi kita arahkan dan bina pelan-pelan dan batasi areal operasionalnya hanya di kawasan wisata yang ditetapkan,” ujarnya kepada Harianjogja.com, Jumat (4/8/2017).
Ning menjelaskan sebenarnya ada standar tersendiri yang sudah diatur oleh Kementrian Pariwisata untuk kendaraan angkutan wisata. Hanya saja, jika diterapkan standar itu, Ning menyebut tak akan ada satupun kendaraan jeep itu yang bisa beroperasi di wilayah itu. Pasalnya, aturannya menyebutkan jika kendaraan yang digunakan maksimal usianya 10 tahun.
Faktanya, banyak dari kendaraan lava tur itu yang tidak memenuhi syarat usia maupun kapasitas mesinnya. Karena itu, pihaknya terus melakukan perbaikan bertahap namun juga tidak menggangu mata pencaharian masyarakat setempat itu. Diakui akan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk pembinaan menilik jumlah kendaraan yang tersedia saat ini.
Sebelumnya juga sudah dilakukan tiga kali pembinaan mengenai aspek keamanan dan keselamatan jeep ini oleh Dinas Pariwisata, polsek setempat, dan pihak terkait. Kejadian kecelakaan jeep lava tur yang terjadi beberapa hari lalu juga disebut Ning sebagai salah satu pengingat agar aspek keamanan terus ditingkatkan.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan Dinas Pariwisata, kecelakaan jeep tersebut juga bukan menimpa wisatawan melainkan kerabat pemilik jeep tur itu. Korban juga tidak dirawat inap karena hanya menderita luka ringan.
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=839703">KECELAKAAN WISATA : Jeep Lava Tour Merapi Masuk Jurang saat Mengangkut Wisatawan
Kepala Desa Kepuharjo Heru Suprapto mengatakan jeep lava tur berisikan 4 empat penumpang jatuh ke pematang diduga karena rem yang blong. Kendaraan jeep dengan nomor polisi BK 993 LL milik grup Toyota Land Cruiser Merapi (TLCM) itu meluncur dari arah utara kemudian berbelok ke sisi timur.
Lokasi kejadian berada di wilayah Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan. "Jatuhnya di galengan sisi timur Kopi Merapi," jelasnya. Ia mengimbau sebaiknya jeep wisata memastikan keamanan baik kendaraan maupun penumpangnya untuk menjaga citra pariwisata daerah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.