Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Banyaknya potensi wisata religi di wilayah Sleman dinilai penting
Harianjogja.com, SLEMAN- Banyaknya potensi wisata religi di wilayah Sleman dinilai penting. Untuk meningkatkan destinasi wisata tersebut Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman sedang menggodog konsep pengembangan distinasi tersebut.
Kepala Dispar Sleman Sudarningsih mengatakan, pengembangan wisata religi menjadi perhatian instansinya. Pasalnya di wilayah Sleman banyak tempat-tempat strategis untuk pengembangan wisata religi.
"Ini memang masih dibahas diinternal kami agar dilakukan pengembangan wisata religi," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (10/8/2017).
Dia menyontohkan, beberapa kawasan selama ini sudah banyak dikunjungi untuk wisata religi. Seperti kawasan Masjid Patok Negoro Mlangi, Nogotirto, Gamping. Begitu juga dengan keberadaan Masjid Patok Negoro di Plosokuning, Minomartani, Ngaglik.
Umumnya, lanjut dia, kawasan tersebut banyak dikunjungi pada bulan sebelum Ramadan. "Selama Ramadan dan Syawal juga cukup banyak yang berkunjung," ujarnya.
Potensi lain yang dapat dibidik untuk wisata religi di Sleman adalah keberadaan Masjid Agung Sleman. Apalagi jika proyek pembangunan menara masjid setinggi 68 meter itu sudah selesai dilakukan. Dispar, lanjut Ningsih, juga mencanangkan menara masjid tersebut sebagai icon wisata religi di Sleman.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUP KP) Sungkana menambahkan, keberadaan menara Masjid Agung Sleman yang menelan biaya Rp11,5 miliar tersebut juga dapat menjadi sarana rekreasi religi. Sebab bangunan tersebut dikonsep dengan corak bangunan utamanya bernuansa Jawa klasik.
"Selain sebagai penunjang masjid menara itu nantinya bisa sebagai lokasi rekreatif religi, dan ikon kawasan Pemkab," katanya.
Menara masjid tersebut terdiri dari delapan lantai. Pengunjung dapat menaiki menara tersebut menggunakan lift hingga ketinggian 52 meter. "Mulai lantai empat hingga delapan menara disediakan ruag pandang bagi pengunjung untuk melihat pemandangan dari ketinggian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.