Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Sedikitnya 47 foto tunggal dan delapan foto cerita dipajang para juru foto itu dalam pameran mereka.
Harianjogja.com, JOGJA—Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jogja menggelar pameran foto bertemakan Di Mana Garuda di Bentara Budaya, 5-13 September 2017. Sedikitnya 47 foto tunggal dan delapan foto cerita dipajang para juru foto itu dalam pameran mereka.
Pembukaan pameran dilakukan pada Selasa (5/9/2017) malam ini di Bentara Budaya Jogja. “Para pewarta foto bercerita melalui foto dan bergerak untuk perubahan bangsa Indonesia yang lebih baik,” ungkap Ketua PFI Jogja, Tolchah Hamid, Selasa.
Tema Di Mana Garuda diambil karena menjadi bagian dari kegelisahan para anggota PFI Jogja yang melihat ada sisi-sisi kemanusiaan, keberagaman dan nasionalis yang mulai luntur.
Karena itu, wartawan foto perlu ikut ambil bagian dalam menyadarkan dan mengembalikan apa yang seharusnya dilakukan oleh pemuda, orang tua dan seluruh lapisan masyarakat untuk bisa menjadi menjaga keharmonisan, kerukunan, solidaritas dan rasa nasionalisme.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.
Listrik padam total di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak Jumat malam. PLN ungkap gangguan sistem, warga Pekanbaru terdampak luas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.