Sekdes Sidorejo Belum Dilantik, Masih Menunggu Bupati

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jum'at, 08 September 2017 14:55 WIB
Sekdes Sidorejo Belum Dilantik, Masih Menunggu Bupati

Dari 200 aparat pemerintah desa yang terpilih melalui seleksi tahap pertama hanya Sekdes Sidorejo Godean yang belum dilantik

Harianjogja.com, SLEMAN- Dari 200 aparat pemerintah desa yang terpilih melalui seleksi tahap pertama hanya Sekdes Sidorejo Godean yang belum dilantik. Keputusan jadi tidaknya pelantikan Sekdes terpilih itu saat ini berada ditangan bupati.

Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Aparat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sleman Lasiman menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah panitia seleksi (Pansel) Sidorejo dan Inspektorat Sleman menemui bupati pekan lalu. "Panitia menyampaikan laporan proses pengisian perangkat desa kepada bupati," katanya, Kamis (7/9/2017).

Selain laporan proses hingga hasil pelaksanaan seleksi, pansel juga melaporkan adanya penolakan pemberian rekomendasi yang dilakukan oleh camat. Kondisi tersebut berdampak pada belum adanya pelantikan terhadap Sekdes terpilih.

"Hasil investigasi juga sudah dilaksanakan oleh Inspektorat dan hasilnya juga dilaporkan ke bupati," katanya.

Dalam kasus ini, lanjut Lasiman, DPMD dalam posisi netral dan menjalankan proses seleksi sesuai regulasi yang ada. Terkait hasil investigasi yang dilakukan Inspektorat, Lasiman tidak mengetahuinya. "Yang boleh buka laporan itu bupati. Saat ini keputusan ada di beliau. Sampai hari ini belum ada keputusan," ujarnya.

Terkait hal itu, Camat Godean Ahmad Yuno Nurkaryadi mengaku belum mengetahuinya. Dia menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut sesuai prosedur yang ada. Baginya, kekosongan jabatan Sekdes Sidorejo menjadi salah satu kurang maksimalnya kinerja dan pengawasan aparat Desa di Pemdes tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online