Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi G 30S/PKI (JIBI/Solopos/Antara)
Film G30S/PKI dapat dibuat ulang.
Harianjogja.com, JOGJA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak melarang penayangan fim Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau sering disingkat G30S/ PKI. Hanya, film tersebut diharapkan dibuat kembali sesuai dengan kemajuan dan teknologi terkini.
Keterangan tersebut disampaikan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo saat berziarah ke makam Jenderal Sudirman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Umbulharjo, berziarah ke makam Jendral Sudirman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Umbulharjo, Selasa (19/9/2017).
"Sehingga lebih menarik ditonton," kata dia.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini berujar, tujuan diputarnya kembali film G30S/ PKI itu untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa bangsa Indonesia pernah merasakan masa kelam yang diharapkan tidak kembali terjadi.
Terkait isi film yang menjadi perdebatan, "Itu kan bisa didiskusikan," tandas Gatot.
Diketahui pada malam 30 September nanti semua TNI sampai jajaran koramil berencana nonton bareng film G30S/ PKI. Gatot sendiri mengakui nobar film tersebut atas perintahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Gempa M5,4 mengguncang perairan Sulteng Minggu dini hari. Getaran terasa hingga Luwuk, Gorontalo, dan Bone Bolango. Tidak berpotensi tsunami.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 23 Agustus 2026 didominasi cerah berawan. Suhu tertinggi mencapai 32°C, warga diminta waspada kebakaran.
Jose Mourinho mengawali periode kedua di Real Madrid dengan kemenangan 2-1 atas Espanyol berkat gol penentu Carlos Espi pada menit ke-90.
Kementerian PU mengerahkan 10 personel dan dua truk tangki air untuk membantu penanganan karhutla di Bulungan, Kalimantan Utara.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.