PERTANIAN SLEMAN : 15 Hektare Lahan di 3 Kecamatan Kekurangan Air

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 20 September 2017 10:20 WIB
PERTANIAN SLEMAN : 15 Hektare Lahan di 3 Kecamatan Kekurangan Air

Kondisi lahan pertanian di Ambarketawang Gamping, Selasa (19/9/2017) mengalami keretakan akibat kekurangan pasokan air selama musim kemarau ini. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)

Pertanian Sleman, sebagian wilayah mengalami kekeringan.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Sebanyak 15 hektare lahan pertanian kekurangan pasokan air selama kemarau ini. Lokasinya tersebar di tiga kecamatan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Sleman, Rofiq Andriyanto mengatakan ketiga kecamatan yang mengalami kekeringan meliputi Godean, Gamping dan Ngaglik.

"Selain musim kemarau, kekurangan air di sektor pertanian kekeringan juga dikarenakan ada faktor eksternal," katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (19/9/2017).

Menurut Kasi Produksi Bidang Tanaman Pangan Distan Sleman Sumarno, ke 15 area pertanian terutama padi yang kekurangan pasokan air. Di Sleman wilayah Timur kasus kekeringan terjadi di Desa Sidorejo, dan Sidomulyo Godean.

"Di Godean luas lahan pertanian yang kekurangan air 3 hektare. Sementara di Ambarketawang Gamping tercatat 4 hektare," jelasnya.

Lahan pertanian di kawasan tersebut sangat tandus. Bahkan hampir semua tanah mengalami keretakan. Padahal, tanaman padi yang ditanam baru berumur sekitar sebulan. Warnanya masih hijau.

"Kalau masih teraliri air, masih bisa berkembang. Jadi belum gagal panen," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online