Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jogja kembali memanggil sejumlah saksi untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi penyusunan Perda
Harianjogja.com, JOGJA -Kejaksaan Negeri (Kejari) Jogja kembali memanggil sejumlah saksi untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi penyusunan Perda tentang Pengaturan dan Penataan Menara Telekomunikasi dan Fiber Optik.
"Setelah [saksi] dari dewan kami panggil saksi lainya," kata Kepala Kejari Jogja, Arief Syah Mulia Siregar, saat ditemui di Balai Kota Jogja, Jumat (22/9/2017) pekan lalu.
Namun Arief enggan menyebutkan siapa saksi-saksi yang akan dipanggil tersebut. "Kami masih kumpulkan dulu keterangan-keterangan," ujar dia.
Sebelumnya pada Akhir Agustus lalu, Kejari memanggil sejumlah saksi dari unsur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan sekretariat DPRD, di antaranya Sujanarko, Nasrul Khoiri, Febri Agung Herlambang, Antonius Suhartono, Novi Alissa Semendawai, dan Prima Hastawan.
Arief belum bisa menyimpulkan apakah ada tindak pidana korupsi atau tidak. Pihaknya masih butuh tambahan waktu sampai 20 hari ke depan dalam pengumpulan keterangan. Proses penyelidikan 20 hari sejak Agustus lalu berakhir pada Rabu pekan lalu. "Kami masih butuh keterangan saksi lagi," ujar Arief.
Sementara itu, Aktivis Jogja Corruption Watch, Baharuddin Kamba mendesak agar kasus tersebut segera ditingkatkan ke penyidikan. Ia menduga kuat dalam proses penyusunan Perda Menara Telekomunikasi terindikasi korupsi. Bahkan dugaan korupsi itu dilakukan sebelum proses penyusunan perda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.