Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Masyarakat diminta untuk cerdas memilih obat-obatan
Harianjogja.com, SLEMAN- Masyarakat diminta untuk cerdas memilih obat-obatan. Selain membeli di apotek, penggunaan obat baik dosis maupun manfaatnya juga harus dipahami.
Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Sleman Estri Karyani mengaku akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan obat-obatan yang legal, baik dan benar. Salah satunya melalui kegiatan Gema Cermat [Gerakan masyarakat Cerdas menggunakan Obat] dengan tema Menjaga manfaat Antibiotik.
"Salah satu fungsi apoteker adalah memastikan obat yang sampai ke pasien adalah obat yang aman dan berkhasiat," katanya di sela-sela peringatan World Pharmacist Day 2017, Minggu (1/10/2017) di lapangan Denggung, Sleman.
Selama kegiatan itu, katanya, IAI Sleman melakukan kampanye dan edukasi ke masyarakat. Para apoteker juga melakukan ikrar bersama untuk berperan dalam memerangi obat illegal. Total peserta yang mengikuti kegiatan itu 900 orang, terdiri dari 600 apoteker dan 300 masyarakat.
Menurutnya, apoteker memiliki kewenangan untuk mendistribusikan dan menyerahkan obat hingga ke tangan pasien. Dia juga mengajak semua apoteker untuk menjalankan praktik kefarmasian sesuai standar profesi dan standar operasional prosedur (SOP).
"Masyarakat tidak perlu khawatir jika membeli obat di apotek, klinik dan rumah sakit karena distribusi obatnya legal," jelasnya.
Penasehat IAP Sleman Ipang Junarto menjelaskan dalam kesehariannya apoteker diharuskan menjalankan praktik profesi sesuai standar pelayanan kefarmasian. Mulai distribusi melaksanakan Cara Disribusi Obat yang Baik(CDOB) dan menerapkan Cara Produksi Obat yang Baik (CPOB) dan cara Produksi Obat Tradisional yang Baik (CPOBT).
"Apoteker sebagai tenaga kefarmasian akan menyampaikan edukasi terhadap penggunaan obat. Salah satunya penggunaan antibiotik yang rasional melalui Jagareksa Antibiotik," katanya.
Dengan gerakan itu, dia berharap masyarakat dapat meminimalkan kejadian resistensi antibiotic dan semakin bijak menggunakan obat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.