RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi Director Kustomfest, Lulut Wahyudi melihat deretan kreasi motor kustom pada pembukaan Kustomfest 2016 "Reborn Legend" di Gedung Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul, DI. Yogyakarta, Sabtu (08/10/2016). (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Kustomfest yang merupakan ajang bagi pecinta modifikasi mobil dan motor akan digelar lagi di Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA-- Indonesia Kustom Kulture Festifal atau Kustomfest tahun ini kembali digelar pada 7-8 Oktober mendatang di Jogja Expo Center (JEC). Ajang tahunan bagi para pecinta modifikasi motor dan mobil akan menghadirkan peserta dari dalam dan luar negeri.
Bahkan gaung Kustomfest yang sudah mendunia ini menarik bagi para agen tunggal pemegang merk kendaraan untuk ikut bagian dalam ajang ini. Kustomfest keenam kalinya ini mengusung tema No Boundaries atau berkarya tanpa batas.
"Sebuah tema yang merepresentasikan semua pecinta kustom kulture untuk membuat karya tanpa takut menabrak batasan-batasan yang ada, membangun motor sesuai keliaran ide" kata Direktur sekaligus penggagas Kustomfest, Lulut Wahyudi, dalam jumpa pers di Hotel Gaia Cosmo, Jalan Timoho, Senin (2/10/2017).
Lulut mengatakan, sebagai seorang builder atau para pembuat motor dan mobil harus memiliki imajinasi yang kuat tanpa harus terhalang dengan batasan-batasan. Bahkan membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Hal itulah yang banyak dilakukan para builder dunia.
Bahkan ia menyebut brain terkenal merek motor berawal dari kustom, "Bisa dibilang kustom cikal bakal industri otomotif secara makro," kata Lulut. Saat ini, kata dia, para pemilik merk motor sudah tidak hanya memproduksi motor hanya untuk transportasi, namun lebih dari itu menciptakan hobi yang bisa dinikmati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.