Pelantikan Gubernur di Jakarta, Bagaimana dengan Keistimewaan DIY?

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Jum'at, 06 Oktober 2017 19:20 WIB
Pelantikan Gubernur di Jakarta, Bagaimana dengan Keistimewaan DIY?

Gubernur DI. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang didampingi sang istri, GKR Hemas serta Wakil Gubernur DI. Yogyakarta, Paku Alam X dan istri, GKBRAy Adipati Paku Alam X menerima ucapan selamat Idul Fitri dan permohonan maaf dari masyarakat Jogja dan para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DI. Yogykarta pada acara Syawalan di Pendopo Kepatihan, Senin (3/7). (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)

Rencana pelantikkan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Jakarta tidak akan mempengaruhi Keistimewaan DIY.

 

Harianjogja.com, JOGJA-Asisten Keistimewaan Sekretariat Daerah DIY Didik Purwadi menyebut rencana pelantikkan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Jakarta tidak akan mempengaruhi Keistimewaan DIY.

“Tidak tergantung dengan pelantikan. Pelantikan gubernur menjadi domain pusat. Keistimewaan DIY bukan berarti esklusif dan mengikuti kemauannya sendiri. DIY tetap DIY selevel provinsi yang masuk konteks NKRI [Negara Kesatuan Republik Indonesia],” jelasnya ketika ditemui diruangannya, Kamis (5/10/2017).

Dengan demikian, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY tetap akan mengikuti peraturan yang ada di level nasional. Karena itulah ia menyatakan, jika pelantikan memang akan dilaksanakan di Jakarta, pihaknya akan tetap mengikuti.

“Sehingga sudah ada peraturan itu ya kami ikuti saja, jadi kalau misalkan dilantik di Jakarta ya kami ikuti saja. Itu tidak akan berpengaruh dengan keistimewaan DIY,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY, Gatot Saptadi mengatakan mengenai masalah undangan pihaknya akan menunggu surat resmi terlebih dahulu mengenai tempat dan waktu pelantikan. Karena sejauh ini informasi yang diterima baru sebatas lisan saja.

Ia menambahkan, pihaknya akan menyerahkan semuanya ke Pemerintah Pusat selaku penyelenggara acara. Ia menyatakan Pemda DIY akan ikut dengan keputusan pusat, “Kami tidak dalam posisi mengatur acara. Tamu yang ngurusin itu Jakarta. Dapat undangan berapa pun kami ikut,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online