RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi (Antara/ Grafis)
KPU Kota Jogja menyatakan, ada enam partai baru yang muncul di wilayah ini.
Harianjogja.com, JOGJA-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja mendeteksi ada sekitar enam partai baru bakal calon peserta pemilu 2019 mendatang. Untuk menjadi peserta pemilu, partai-partai tersebut masih perlu verifikasi di KPU.
"Yang terdeteksi ada enam partai baru, tapi kami tidak tahu apakah mereka akan mendaftar atau tidak," kata Ketua KPU Kota Jogja, Wawan Budianto seusai menerima pendaftaran Partai Perindo di kantor KPU Kota Jogja di Jalan Magelang, Tegalrejo, Senin (9/10/2017).
Wawan mengatakan semua calon peserta pemilu harus mendaftarkan ulang ke KPU. Berdasarkan data dari KPU DIY ada sekitar 18 partai, termasuk enam partai baru calon peserta pemilu 2019. Saat pendaftaran, mereka harus mengisi sistem informasi partai politik (Sipol) secara daring dengan batas waktu sampai 16 Oktober mendatang.
Setelah mengunggah data melalui daring, partai juga harus menyerahkan data fisik sesuai dengan yang diunggah di Sipol. Data tersebut akan diverifikasi secara administrasi dan verifikasi faktual selama satu bulan setelah masa pendaftaran.
Wawan menyatakan pengisian Sipol menjadi ranah KPU pusat. Pihaknya hanya mencocokan datang yang diunggah di Sipol dengan dokumen fisik yang diserahkan oleh masing-masing partai politik. "Kami akan melihat data anggota sesuai by name. Kalau sesuai baru diverifikasi" ujar Wawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Kolaborasi lintas negara tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat.