Ingat, Uji Kendaraan di Bantul Kini Pakai Sistem Online

Rheisnayu Cyntara
Rheisnayu Cyntara Senin, 16 Oktober 2017 23:40 WIB
Ingat, Uji Kendaraan di Bantul Kini Pakai Sistem Online

Espos/Burhan Aris Nugraha UJI KELAIKAN KENDARAAN--Petugas Dinas Perhubungan Kota Solo melakukan uji emisi terhadap bus-bus angkutan dalam kota dan luar yang masuk Terminal Tirtonadi Solo, Senin (30/8). Uji kendaraan tersebut sebagai persiapan angkutan lebaran.

Pemkab Bantul menerapkan sistem online pada pendaftaran uji kendaraan bermotor.

Harianjogja.com, BANTUL-- Keterbatasan personel penguji di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul putar otak. Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) melalui sistem pendaftaran online akhirnya dipilih untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kepala Dishub Bantul, Aris Suharyanto mengungakpan, rata-rata dalam sehari ada 100 kendaraan yang harus diuji. Berdasarkan analisis beban kerja, idealnya PKB memiliki 12 personel penguji dengan kemampuan tingkat lima.

Namun hingga kini, PKB hanya memiliki enam personel penguji tingkat tiga. Terlebih lagi, menurutnya jumlah kendaraan bermotor wajib uji (KBWU) terus meningkat tiap tahunnya. Oleh sebab itu, inovasi sistem pendaftaran online ini diharapkan menjadi solusi pelayanan.

Aris menambahkan panjangnya antrian di PKB selalu jadi persoalan, bahkan tak sedikit pengendara yang rela untuk menginap agar mendapatkan nomor antrian yang kecil. "Padahal tidak semua kendaraan beroperasi di wilayah Bantul, sehingga waktunya tidak efisien," ujarnya saat Peresmian Sistem Pendaftran Online, Senin (16/10/2017).

Menurutnya, dengan pendafatran pengujian melalui sistem online, maka  waktu pengujian yang selama ini maksimal berlangsung selama 40 menit dapat diperpendek jadi 20 menit. Selain itu, ia mengklaim akurasi pengujian juga dapat meningkat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online