7 Nama Muncul Bersaing Jadi Kepala OPD di Gunungkidul
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Ilustrasi (Antara/ Grafis)
KPU Gunungkidul tengah memverifikasi berkas administrasi pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menemukan anggota PNS yang ikut menjadi anggota partai politik calon peserta Pemilu 2019. Lembaga penyelenggara pemilu itu akan meminta klarifikasi kepada partai maupun PNS bersangkutan terkait temuan ini.
Komisioner KPU Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan, hingga Kamis (26/10/2017) siang, pihaknya sudah melakukan penelitian berkas administrasi terhadap delapan partai politik yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019. Dalam pencermatan tersebut, Is mengaku menemukan sejumlah permasalahan terhadap berkas salinan yang diserahkan partai politik.
Anatara lain ditemukannya anggota parpol yang ditengarai sebagai PNS. Menurut dia, keterlibatan PNS sebagai anggota parpol melanggar undang-undang karena TNI-Polri dan PNS harus netral.
Namun demikian, temuan ini tidak serta merta memvonis bersalah kepada PNS bersangkutan. “Bisa saja yang bersangkutan tidak tahu karena KTP yang dimiliki hanya dipinjam kemudian didaftarkan sebagai anggota partai. Jadi temuan ini [PNS yang jadi anggota partai] sama dengan temuan-temuan yang lain. Setelah pencermatan selesai, berbagai temuan itu akan dilakukan klarifikasi ke partai masing-masing,” jelas Is sumarsono, Kamis (26/10/2017).
Dia menambahkan, upaya klarifikasi tidak hanya sebatas partai, namun juga dilakukan secara faktual dengan mendatangi anggota yang bersangkutan.
Sebagai contoh, lanjut Is, PNS yang teridentifikasi anggota partai akan didatangi untuk diminta konfirmasi apakah benar ikut partai atau tidak. “Nanti dalam klarifikasi faktual akan jelas terhadap berbagai permasalahan saat seleksi administrasi berkas,” katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa