Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Warga menunggu kereta api melintas di bawah jembatan layang Janti, September 2017 lalu. (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Pemda DIY sudah layangkan surat ke Pusat soal penutupan pelintasan.
Harianjogja.com, JOGJA-- Surat Gubernur DIY terkait permintaan diskresi [penggunaan kewenangan sebagai kepala daerah] untuk mengambil kebijakan mengenai penutupan pelintasan sebidang di bawah jembatan layang Janti, sudah dikirimkan ke Kementerian Perhubungan.
“Hari ini mungkin sudah sampai Kementerian, sehingga ini akan saya kawal segera bagaimana tindaklanjutnya,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapto Rahardjo di Kompleks Kepatihan, Selasa (7/11/2017).
http://m.solopos.com/?p=864962">Baca juga : Perlintasan Kereta Api di Janti Akhirnya Ditutup, Warga Dapat Akses Jalan 1,2 Meter
Ia mengatakan, Gubernur DIY meminta diskresi agar diberikan ruang dan waktu untuk konsolidasi terkait manajemen yang tepat sehingga penutupan tidak menimbulkan efek negatif. Seperti diketahui, penutupan pelintasan kereta api oleh PT Kereta Api Indonesia itu diprotes warga setempat karena dianggap menimbulkan banyak kerugian.
Sigit mengatakan, uji coba yang telah dilakukan [penutupan pelintasan] menunjukkan adanya sejumlah dampak negatif. Seperti jalan kampung yang semakin padat dan meningkatnya beban pelintasan lain di daerah itu.
Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY itu juga khawatir nantinya muncul pelintasan lain setelah pelintasan di bawah jembatan layang Janti ditutup. “Maka dari itu. Perlintasan liar itulah kami takutkan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.