Prakiraan Cuaca DIY Kamis 29 Oktober, Sleman Berpotensi Hujan Petir
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Tim Drone STTNAS saat menerima penghargaan sebagai juara kedua. (Foto istimewa/Humas STTNAS)
Drone rancangan mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) berhasil meraih posisi kedua dalam kompetisi Brawijaya Copter Competition (BCC) ke-4
Harianjogja.com, SLEMAN - Drone rancangan mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) berhasil meraih posisi kedua dalam kompetisi Brawijaya Copter Competition (BCC) ke-4 di Universitas Brawijaya, Malang yang berlangsung pada 17 - 18 November 2017 lalu.
Dalam pelaksanaan kompetisi, Drone yang akan berlaga sempat mengalami kendala teknis namun dapat diselesaikan oleh para tim dari STTNAS.
Koordinator Teknis Drone STTNAS Abdi Gespen menjelaskan, dalam kompetisi itu timnya harus melewati berbagai tantangan yang disiapkan panitia.
Salah satunya, drone harus mengantar suatu barang pada titik yang telah ditentukan. Namun selama melakukan pengiriman barang itu, harus melewati sejumlah rute seperti dirangkai zig-zag hingga bentuk lubang dan rintangan lainnya.
"Ada beberapa rintangan yang harus dilalui," terangnya dalam keterangan persnya, Rabu (22/11/2017).
Ia menambahkan, selama pelaksanaan pada tahap flight performance, drone mengalami kendala teknis pada sensor yang tidak stabil. Penyebabnya karena tidak terkoneksikannya salah satu saluran pada sistem pemancar dan penerima sinyal pada rangkaian drone.
Kendala itu membuat tim dari STTNAS harus berpikir keras untuk mencari penyebab kendala teknis dan memecahkannya dengan waktu yang sangat terbatas. "Tetapi kami dapat mendapatkan solusinya dan drone bisa terus berkompetisi dengan kampus lainnya," kata dia.
Pada tahap performance drone, para peserta harus menunjukkan kemampuan drone untuk menyelesaikan beberapa kompetisi, antara lain first person view (FPV), pilot tidak dapat melihat langsung keberadaan drone dan hanya mengandalkan kamera yang terpasang di sistem kendali drone.
"Ada beberapa rintangan seperti aerobatic, aerografis sampai pada kemampuan untuk terbang rendah, landing," imbuhnya.
Ketua STTNAS Ircham menyatakan, pihaknya terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan bakatnya. Salah satunya dukungan terhadap UKM Drone dalam berlatih dan mengikuti berbagai event untuk berkompetisi dengan kampus lain.
Ia mendorong, ada regenerasi yang sesuai di organisasi UKM Drone sehingga ada tradisi selalu mendapatkan penghargaan.
"Kami berharap anak STTNAS terus mengembangkan bakatnya, aktif mengikuti event di beberapa tempat dan negara, agar terus meningkatkan prestasi," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.