Ada Demo di Malioboro Jogja 28 Oktober, Ini Titik Pengalihan Arus Lalu Lintas

Sunartono
Sunartono Rabu, 28 Oktober 2026 09:37 WIB
Ada Demo di Malioboro Jogja 28 Oktober, Ini Titik Pengalihan Arus Lalu Lintas

Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pengendara yang melintasi pusat Kota Jogja pada Rabu (28/10/2026) perlu mewaspadai rekayasa pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di kawasan Malioboro Jogja. Satlantas Polresta Yogyakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional menyusul kegiatan penyampaian aspirasi atau aksi demonstrasi.

Pengalihan arus dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan, serta kelancaran lalu lintas. Rekayasa tersebut akan diberlakukan apabila terjadi kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama Kota Jogja.

Berdasarkan informasi resmi akun Polda Jogja (@poldajogja), terdapat sejumlah titik yang menjadi perhatian pengendara, mulai dari kawasan DPRD DIY dan Kantor Kepatihan, Titik Nol Kilometer, Simpang 4 Gondomanan, hingga kawasan Kraton.

1. Kawasan DPRD DIY dan Kantor Kepatihan

Di sekitar DPRD DIY dan Kantor Kepatihan, pengalihan arus lalu lintas mencakup sejumlah akses menuju Malioboro dan kawasan sekitarnya.

Berikut titik pengalihan yang perlu diperhatikan:

Arus kendaraan yang masuk ke Jl. Malioboro dialihkan.
Simpang Legend yang mengarah ke Jl. Abu Bakar Ali menjadi titik pengalihan arus
Simpang 4 Melia yang mengarah ke barat menuju Jl. Suryatmajan/Kantor Kepatihan dialihkan, khusus untuk kawasan Kantor Kepatihan.

2. Kawasan Titik Nol Kilometer

Pengendara yang melintasi kawasan Titik Nol Kilometer juga perlu memperhatikan rekayasa arus di beberapa persimpangan. Pengaturan mencakup akses dari arah barat, utara, dan kawasan sekitar Malioboro.

Titik pengalihan arus di kawasan ini meliputi:

Simpang 3 PKU yang mengarah ke timur.
Simpang Ngejaman yang mengarah ke selatan menuju Simpang Titik Nol Kilometer
Simpang Madukismo/kawasan sekitar yang mengarah masuk ke timur Jl. Malioboro.
Simpang 4 Ngabean yang mengarah ke timur menuju Jl. KH Ahmad Dahlan, dengan pengurangan arus kendaraan.

3. Kawasan Simpang 4 Gondomanan

Sejumlah persimpangan di kawasan Gondomanan juga masuk dalam skema rekayasa lalu lintas. Pengendara perlu memperhatikan perubahan arah perjalanan di sekitar Jl. Senopati, Jl. Sultan Agung, dan Jl. Brigjend Katamso.

Berikut rincian pengalihan arusnya:

Simpang Titik Nol yang mengarah ke timur menuju Jl. Senopati dialihkan ke barat menuju Jl. KH Ahmad Dahlan.
Simpang 3 Sriwedari yang mengarah ke selatan menuju Jl. Senopati dialihkan ke timur menuju Jl. Limaran.
Simpang 3 Permata yang mengarah ke barat menuju Jl. Sultan Agung dialihkan ke utara menuju Jl. Gajah Mada.
Simpang 4 Jokteg Timur yang mengarah ke utara menuju Jl. Brigjend Katamso dialihkan ke Jl. Mayjend Sutoyo dan Jl. Kolonel Sugiyono.
Simpang 3 Ibu Ruswo yang mengarah ke utara menuju Jl. Brigjend Katamso dialihkan ke barat menuju Jl. Ibu Ruswo/Alun-Alun Utara.

4. Kawasan Kraton

Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di kawasan Kraton, terutama pada akses menuju Alun-Alun Utara. Pengendara perlu memperhatikan pengalihan di dua persimpangan berikut:
Simpang 3 Pangurakan yang mengarah ke selatan menuju Alun-Alun Utara dialihkan menuju Jl. Senopati dan Jl. KH Ahmad Dahlan.
Simpang 4 Kauman yang mengarah ke timur menuju Alun-Alun Utara dialihkan menuju Jl. H. Agus Salim.

Pengendara Diimbau Menyiapkan Jalur Alternatif

Masyarakat, termasuk warga yang akrab disapa Sedulur Jogja, serta pengguna jalan yang hendak beraktivitas di pusat kota diimbau menyiapkan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan.

Pengendara juga diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas kepolisian di lapangan. Mengingat pengalihan arus bersifat situasional, kondisi lalu lintas di setiap titik dapat memengaruhi penerapan rekayasa tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online