Kejar Target Wisman, Pelaku Industri Pariwisata Bertemu di JITAC 2026
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
Rektor UII Nandang Sutrisna (kiri) dan Kepala Badan Penjaminan Mutu UII Kariyam (kanan) menunjukkan sertifikat SNI, Rabu (22/11/2017). (Harian Jogja/Sunartono)
Ke depan UII berhak menggunakan label SNI dalam setiap promosi
Harianjogja.com, SLEMAN-Universitas Islam Indonesia (UII) berhak memakai label Standar Nasional Indonesia (SNI) setelah menang dalam SNI Awards 2017. Persiapan UII untuk meraih prestasi itu hanya dua minggu.
Anggota Tim Sukses SNI Award UII Prof Riyanto menambahkan, persiapan mengikuti uji tersebut hanya sekitar dua pekan. Namun, karena segala persyaratan penjaminan mutu telah biasa diimplementasikan sehingga UII dengan mudah melalui proses memperoleh award. Dengan mendapatkan predikat tersebut, maka ke depan UII berhak menggunakan label SNI dalam setiap promosi.
"Beberapa tingkat tertentu, kami juga perlu mengedukasi pelanggan, misal ada pihak ketiga diberikan kesadaran seperti pengadaan barang, maka gunakanlah yang kriteria SNI," ujarnya, Rabu (22/11/2017).
http://m.harianjogja.com/?p=871265">Baca juga : Tujuh Kriteria Ini Bikin UII Berhak Atas Label SNI
Rektor UII Nandang Sutrisna mengatakan, soal jaminan mutu bukan hal yang asing di UII. Pihaknya sudah sejak 1999 memiliki penjaminan mutu, jauh sebelum pemerintah mewajibkan penjaminan mutu internal pada 2003. Oleh karena itu, implementasi penjaminan mutu bukan sekedar formalitas, namun sebagai budaya dengan menerapkan berbagai standar.
"SNI Award ini umum, sangat penting, untuk menilai, diri sendiri, apakah standar pendidikan, bisa diterapkan dari luar institusi yang berkaitan dengan pendidikan non-Dikti," ujar dia.
Meski SNI sebenarnya didominasi industri, kata Nandang, hal itu tidak menjadi persoalan. Mengingat pendidikan memang bisa masuk dalam kategori perdagangan dan jasa. Ia sepakat, meski memperoleh SNI, bukan berarti biaya pendidikan di UII harus mahal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.