Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi di Wukirharjo Prambanan, Selasa (28/11/2017). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Hujan lebat yang terjadi sepanjang Selasa (28/11/2017) menyebabkan dam Losari jebol
Harianjogja.com, SLEMAN- Hujan lebat yang terjadi sepanjang Selasa (28/11/2017) menyebabkan dam Losari jebol. Akibatnya, sebagian wilayah Prambanan tergenang banjir.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman Makwan mengatakan, jebolnya dam Losari Wukirharjo Prambanan itu menyebabkan banjir bandang. Sebanyak dua rumah milik Madio, 80, dan Mujio, 47, warga RT 06/12 Losari 2 hanyut terbawa air.
Bahkan dua kandang ternak milik keduanya juga turut hanyut. Para korban yang masing-masing terdiri dari dua jiwa terpaksa diungsikan ke lokasi yang aman.
Akibat peristiwa itu, baik keluarga Madio maupun Mujio masih terlihat shock. Apalagi, dari empat sapi milik kedua korban, tiga sapi korban tidak terselamatkan dan satu sapi lainnya ditemukan dalam kondisi kaki patah. "Dam jebol sekitar pukul 13.00 WIB. Dua rumah warga dan dua kandang hanyut," jelasnya kepada Harianjogja.com, Selasa (28/11/2017).
Selain menghayutkan dua rumah dan dua kandang ternak milik warga Wukirharjo, hujan deras juga mengakibatkan puluhan hektare lahan pertanian dan permukiman warga di Gayamharjo terendam banjir. Bahkan, puluhan rumah Domes Teletubis di Sumberharjo terendam air setinggi lutut orang dewasa.
"Saat itu ada sekitar 50 anak-anak TK Budimulia Taman Siswa Jogja terjebak banjir. Mereka berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.00," katanya.
Proses evukasi yang dilakukan oleh relawan TRC BPBD Sleman, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso tampak dramatis.
Puluhan siswa tersebut dievakuasi menggunakan tali dan pelampung. Selain siswa TK tersebut, relawan bencana juga mengevakuasi puluhan siswa SMP Negeri 2 Prambanan, Pereng, Sumberharjo lantaran terjebak banjir.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso Prawoto Brewok menambahkan, tanah longsor juga menimpa wilayah Prambanan. Sebuah talud jalan longsor sekitar pukul 10.30 WIB di
RT 06/03 Jali Gayamharjo merusak rumah milik Andreas Wagimin, 47.
Selain itu, longsor juga menyebabkan rumah milik Tarto warga RT 3/2 Jali Gayamharjo juga rusak. "Kerugian belum bisa ditaksir. Selain masih hujan, kami berani melaksanakan penanganan karena tanah di lokasi masih labil," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.