Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Suasana Seminar Nasional Aktuaria dengan tema “Peran OJK dalam Mencetak Aktuaris pada Industri Asuransi Indonesia” yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains Terapan Jurusan Statistika Institut Sains & Teknologi (IST) AKPRIND bertempat di auditorium IST AKPRIND Yogyakarta, Rabu (20/12/2017). (Foto istimewa/dokumen)
OJK DIY berkesempatan menjadi salah satu narasumber kegiatan Seminar Nasional Aktuaria
Harianjogja.com, JOGJA- Kantor OJK DIY berkesempatan menjadi salah satu narasumber kegiatan Seminar Nasional Aktuaria dengan tema “Peran OJK dalam Mencetak Aktuaris pada Industri Asuransi Indonesia” yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains Terapan Jurusan Statistika Institut Sains & Teknologi (IST) AKPRIND bertempat di auditorium IST AKPRIND Yogyakarta, Rabu (20/12/2017).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 mahasiswa IST AKPRIND Yogyakarta.
Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) OJK DIY, Asteria Diantika, menyampaikan materi terkait pengenalan tugas dan fungsi OJK, memahami profesi aktuaris, pengenal Financial Technology (FinTech) Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) serta waspada investasi.
Masih rendahnya minat untuk menjadi seorang aktuaris menyebabkan tenaga aktuaris di Indonesia masih jauh dari mencukupi sehingga OJK mencanangkan program cetak 1000 aktuaris untuk beberapa tahun ke depan.
Tika menjelaskan secara rinci kualifikasi yang harus dimiliki untuk menjadi seorang aktuaris termasuk tahapan-tahapan yang harus dilalui setelah menyelesaikan pendidikan S1.
“Mahasiswa dengan background jurusan statistika atau matematika bisa menjadi seorang aktuaris dengan melanjutkan studi ke profesi aktuaris,” ujar Tika.
Tika juga memberikan materi terkait waspada investasi kepada peserta dengan memberikan contoh-contoh kasus investasi ilegal dan tips menghindari investasi ilegal.
Selain itu, Hendro Wibowo dari subbagian EPK OJK DIY mengenalkan secara singkat mengenai FinTech P2P Lending, contoh-contoh perusahaan fintech P2P Lending yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Diskusi peserta dengan narasumber berlangsung selama 2 (dua) sesi, para peserta mengajukan pertanyaan seputar profesi aktuaris, tugas dan fungsi OJK serta kesempatan untuk dapat berkarir di OJK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Disperindag DIY menggelar pasar murah di tiga lokasi Kulonprogo pada 3–5 November 2026 dengan total distribusi 14 ton bahan pokok.
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Lama tinggal wisman di DIY pada triwulan III 2026 hampir 3 hari. Belanja wisman di Indonesia juga naik 6,96% secara kuartalan.
NTSB menyelidiki kecelakaan Learjet 60 di Florida yang menewaskan sembilan orang. Seluruh identitas korban telah diketahui.
Ferry Hongkiriwang mengungkap aliran uang Rp50 miliar dari Tan Kian dalam sidang Febrie Adriansyah. Febrie dan Nurman membantah tuduhan tersebut.