Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Pemda DIY didorong ciptakan lebih banyak lapangan kerja.
Harianjogja.com, JOGJA--Komisi A DPRD DIY mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) DIY fokus menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat, supaya angka gini ratio yang semakin meninggi bisa terpangkas.
“Melalui apa saja? Prioritas program, kegiatan dan anggaran untuk pemberdayaan petani, jasa perdagangan, pelaku UMKM dan usaha jasa pariwisata. Kami harap sektor swasta bergerak khususnya usaha yang menyerap tenaga kerja,” ucap Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/1/2018).
Selain langkah tersebut, ia juga menyatakan Pemda DIY dapat memfasilitasi berbagai pendidikan dan pelatihan untuk melahirkan wirausaha, baik baru maupun memperkuat pelaku yang sudah ada.
“Kami percaya masyarakat DIY punya etos kerja yang hebat. Ayo kita dukung Pemda DIY lari cepat dalam laksanakan program untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Seperti diketahui, berdasarkan data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS), besaran gini ratio DIY pada semester kedua 2017 berada pada ngka 0,440, atau naik dari Maret 2017 yang sebesar 0,432. Gini Ratio DIY tetap merupakan yang paling tinggi se-Indonesia.
Eko mengaku terkejut atas hal tersebut, Apalagi, DIY sudah mendapat gelontoran Dana Keistimewaan sebesar Rp2,6 triliun, yang bisa menjadi tambahan bagi APBD. Karena itulah ia menyarankan, perencanaan program kebijakan Pemda DIY agar dibuat lebih baik lagi.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi menyatakan besaran angka gini ratio yang telah dirilis oleh BPS akan dijadikan acuan untuk menciptakan langkah-langkah strategis untuk memangkas kesenjangan antara yang miskin dengan yang kaya.
“Komponen kegiatan program dibuat berpihak pada program pengurangan ketimpangan. Kesenjangan bisa [terlahir] dari insfrastruktur, air minum, pendidikan dan kesehatan. Bisa juga dari ekonomi, Itu coba kami kupas, secara lokasi dipetakan, mana lokasi yang memiliki kesenjangan tinggi, sepertinya antara perkotaan dan pedesaan,” ucapnya saat ditanya mengenai langkah strategis yang dimaksud.
Lebih jauh ia menyatakan akan menyediakan sarana dan prasarana yang pantas bagi masyarakat supaya aktivitas perekonomian bisa menggeliat. Selain itu sektor pendidikan akan lebih didekatkan lagi.
Gatot mengatakan tidak hafal betul berapa target pengurangan gini ratio yang dicanangkan Pemda DIY. Hal itu bisa, ucapnya, bisa dilihat di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. “Targetnya minimal bisa dibawah Nasional [0,391]. Artinya ada upaya untuk itu,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Lolos SNBT 2026? Berikut panduan lengkap daftar ulang ke PTN, mulai dari rincian dokumen yang harus disiapkan hingga tahapan prosesnya.
Dua insiden pelajar terjadi di Jogja, mulai pelemparan sekolah hingga remaja membawa sajam. Polisi masih menyelidiki motif kejadian.
Belum lolos UTBK SNBT 2026? Jangan panik. Simak enam langkah strategis, mulai dari jalur mandiri PTN hingga beasiswa, untuk tetap melanjutkan kuliah.
Gotong Royong dan Upcycling Plastik, SDN Susukan Wujudkan Taman Sekolah Ramah Lingkungan
Klinik KDMP pertama di DIY resmi beroperasi di Tamanmartani, Sleman. Klinik ini masih harus melalui akreditasi sebelum melayani BPJS.