Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Hal itu dilakukan dengan menerapkan layanan dengan sistem online
Harianjogja.com, SLEMAN-Selain peningkatan jumlah pelanggan dan debit air bersih, PDAM Sleman juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Hal itu dilakukan dengan menerapkan layanan dengan sistem online.
Direktur Utama PDAM Sleman Dwi Nurwata mengatakan, infrastruktur untuk layanan berbasis online ini terus disiapkan apalagi sarana gedung PDAM yang baru juga sudah siap digunakan. "Saat ini sudah era digitalisasi dan kami harus bisa mengimbanginya," ujar Dwi, Kamis (4/1/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=882289">Baca juga : Targetkan 2.000 SR Baru, PDAM Sleman Prioritaskan MBR
Apalagi, target pendapatan (laba) PDAM Sleman tahun ini meningkat dari sebelumnya Rp1,6 miliar menjadi Rp2 miliar. "Kami akan terus mencari sumber-sumber air baru," ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Sri Purnomo berharap, seluruh perumahan dan unit usaha yang dibangun menggunakan air PDAM Sleman. Kebijakan tersebut dinilai penting agar kualitas air yang dikonsumsi masyarakat baik dan juga untuk melestarikan air tanah di wilayah Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.