Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan produksi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul targetkan produksi perikanan budi daya sebesar 19.773 ton dan produksi perikanan tangkap 459.000 ton.
Sekretaris DKP Sugeng Raharjo mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan produksi tersebut. "Terutama tentu pendekatan ke kelompok nelayan dan juga para pemilik ikan di air tawar, dengan berbagai penyuluhan atau pembinaan," ujarnya, Senin (8/1/2018).
Terkait kendala, untuk perikanan tangkap banyak faktor yang sulit dikendalikan, seperti alam, dan musim ikan itu sendiri. Untuk permasalahan alat tangkap masih bisa teratasi. Sementara, untuk perikanan budi daya juga dipengaruhi cuaca. Hal itu terjadi lantaran ketika kemarau datang, air masih sulit untuk didapat di Gunungkidul, sehingga cukup mengganggu pembudidayaan ikan.
Ia berharap, para pelaku usaha perikanan baik tangkap maupun budi daya dapat berinovasi untuk hasil olahan ikan. Hasil produksi tidak hanya dijual mentah atau digoreng, tapi ada inovasi lain.
Jumlah nelayanpun diharapkan bertambah. Hal ini berarti anak-anak dari nelayan setidaknya ada yang melanjutkan dengan ilmu dan keberanian lebih sehingga dapat menjangkau kawasan-kawasan yang berpotensi ikan yang selama ini belum terjamah. Pemerintah juga telah berupaya melindungi nelayan-nelayan tersebut dengan asuransi.
Kepala Seksi Kenelayanan Supriyono mengatakan, asuransi nelayan tersebut memberi manfaat banyak dan sudah cukup banyak para pendaftarnya. "Di 2017 kita targetkan 1.000 kartu nelayan, realisasinya 811. Di 2018 ini kita targetkan 500 karena total nelayan di Gunungkidul sekitar 1.200-an," katanya.
Namun, disayangkan asuransi tersebut hanya berlaku setahun dan para pendaftar hanya diperkenankan mendaftar satu kali. Setelah itu diharapkan nelayan dapat mandiri memiliki asuransi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Sabtu 23 Mei 2026 hadir di Kecamatan Rongkop dan Pasar Argosari Wonosari.
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Antrean pasien menjadi sorotan di Puskesmas Sleman. Evaluasi layanan dan inovasi pendaftaran online disiapkan untuk kurangi waktu tunggu.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.