Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Polda DIY menggelar serah terima jabatan (sertijab) untuk sejumlah perwira
Harianjogja.com, SLEMAN-Polda DIY menggelar serah terima jabatan (sertijab) untuk sejumlah perwiranya yang dirotasi di Gedung Serba Guna, Jumat (12/1/2018). Mutasi dilakukan untuk empat jabatan yakni Dir Sabhara Polda DIY, Kabidkum Polda DIY, Ka SPN Selopamioro Polda DIY, dan Kapolres Bantul.
Mutasi ini sesuai dengan surat telegram Kapolri Nomor ST/5/I/2018 tanggal 5 Januari tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.
AKBP Yuliyanto, Kabid Humas Polda DIY mengatakan ada empat posisi yang dimutasi. "Ada yang pensiun, ada juga yang dirotasi," terangnya kemarin.
Pejabat yang dimutasi antara lain Kombes Pol Jati Waluyo yang sebelumnya menjabat Dir Sabhara Polda DIY yang memasuki masa pensiun bulan ini. Ia kemudian digantikan oleh AKBP Faried Zulkarnain yang sebelumnya menjabat sebagai Ka SPN Selopamioro Polda DIY.
Posisi ini kemudian diisi oleh AKBP Imam Kabut Sariadi yang sebelumnya merupakan Kapolres Bantul. Sementara posisi Kapolres Bantul kini diserahkan kepada AKBP Sahat M Hasibuan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Ditreskrimsus Polda DIY.
Selain itu, pergantian juga dilakukan di Kabidkum Polda DIY yang diisi oleh AKBP Made Kusuma Jaya yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Sikka Polda NTT.
Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri yang memimpin langsung upacara mengatakan ini merupakan rangkaian regenerasi dalam rangka melaksanakan tugas kepolisian. Terlebih lagi ada pejabat yang masuk masa pensiun sehingga ada penunjukkan baru langsung dari Mabes Polri.
Ia mengatakan nyaris semua pejabat baru ini berasal dari kalangan internal Polda DIY yang dinilai sudah mengerti situasi DIY. Dengan demikian, tidak ada hal yang perlu menjadi perhatian khusus bagi pejabat baru ini untuk melaksanakan tugasnya.
"Semua sudah paham Jogja, jadi tinggal running saja," katanya usai upacara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.