Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Program bantuan pangan nontunai bertujuan untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran
Harianjogja.com, SLEMAN-Program bantuan pangan berupa subsidi Beras untuk Rakyat Sejahtera (Rastra) diubah menjadi Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Beras untuk Rakyat Sejahtera (Bansos Rastra).
Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Republik Indonesia Andi ZA Dulung menjelaskan, terdapat perbedaan program Rastra dengan Bansos Rastra dan BPNT. Perbedaannya, jika Program Rastra, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan 15 kg beras dengan biaya tebus sebesar Rp24.000, untuk Bansos Rastra masyarakat mendapatkan 10 kg tanpa biaya tebus.
"Untuk BPNT, masyarakat mendapatkan bantuan nontunai Rp110.000 per bulan untuk membeli bantuan pangan di pedagang bahan pangan [e-Warung] yang bekerja sama dengan bank penyalur," katanya saat menyosialisasikan BPNT di Aula Lantai 3 Kantor Setda Sleman, Jumat (12/1/2018).
Dia menjelaskan, komoditas yang bisa dibeli penerima progran meliputi beras dan telur. KPM dapat memilih jumlah, harga, kualitas, kapan, dan di e-warung mana dalam melakukan pembelian. Bantuan tersebut akan ditransfer ke rekening penerima setiap tanggal 25 per bulan.
Program bantuan pangan secara nontunai bertujuan untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran, memberikan gizi yang lebih seimbang, dan lebih banyak pilihan dan kendali kepada rakyat miskin. Selain itu, untuk mendorong usaha eceran rakyat, memberikan akses jasa keuangan pada rakyat miskin, serta mengefektifkan anggaran.
Bupati Sleman Sri Purnomo menambahkan, dalam jangka panjang, penyaluran bantuan pangan secara nontunai diharapkan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan dan kemampuan ekonomi penerima manfaat. Untuk wilayah Sleman, jumlah penerima BPNT sebanyak 66.534 KPM. Hal itu berdasarkan SK Menteri Sosial No.140/HUK/2017 tentang Penetapan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat BPNT 2018.
Adapun bank penyalur di Kabupaten Sleman adalah BNI yang melayani sembilan kecamatan, BTN melayani lima kecamatan, dan Bank Mandiri melayani tiga kecamatan. "Program ini dimulai sejak alokasi Januari 2018. Total nilai bantuan setahun adalah Rp87,8 miliar," katanya.
Persiapan yang dilakukan pemkab dalam penyaluran bantuan ini mulai dengan sosialisasi program BPNT hingga pembentukan tim koordinasi tingkat Kabupaten (TKK). Untuk penyaluran BPNT di Sleman disiapkan pendamping, koordinator tenaga kerja sosial (TKS), serta 17 koordinator setiap kecamatan. "Ada satu koordinator program PKH dan 179 pendamping program PKH dan dua pendamping untuk 86 aparat desa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
KPK akan memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait perkara dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Bogor.
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.