Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tingkat elektrifikasi di Kota Jogja terendah di DIY.
Haarianjogja.com, JOGJA--PT.Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area DIY menyebut tingkat elektrifikasi atau ketersambungan listrik ke rumah tangga di Jogja paling rendah di banding daerah lain di DIY. Tingkat elektrifikasi di Kota Jogja baru mencapai sekitar 69% dari total jumlah rumah tangga.
Artinya masih ada ratusan ribu rumah tangga di Jogja yang tidak berlangganan listrik secara mandiri. Adapun jumlah rumah yang berlangganan listrik secara mandiri dengan memasang meteran itu pun, termasuk di dalamnya rumah tangga dari wilayah Banguntapan Bantul dan Depok Sleman.
“Jadi di Jogja masih banyak satu pelanggan digunakan digunakan untuk beberapa rumah tangga,” kata Manager PT.PLN Area DIY, Eric Rossi Priyo Nugroho, seusai penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Jogja dan PT.PLN Area DIY di Balai Kota Jogja, Senin (19/2/2018).
Sementara tingkat elektrifikasi di Sleman mencapai 99,97%, Bantul 98,57%, Kulonprogo 90,52% , dan Gunungkidul 86%. Eric mengatakan meski akreditasi pemasangan listrik mandiri di Jogja rendah, namun bukan berarti banyak yang tidak teraliri listrik, “Satu pelanggan untuk beberapa rumah tangga, jadi mengurangi rasio elektrifikasi” kata dia.
Menurut dia, yang masih banyak rumah belum teraliri listrik justru ada di beberapa wilayah pesisir Gunungkidul dan Kulonprogo, namun tahun lalu pihaknya sudah melakukan pemasangan jaringan di 22 lokasi di Gunungkidul dan Kulonprogo.
Erik tidak mempersoalkan satu meteran digunakan untuk beberapa rumah tangga selama pemakaiannya sesuai. Namun terkadang, kata dia, pemakaian beberapa rumah tangga itu rawan pencurian listrik dengan mengganti MCB atau alat proteksi pembatas daya listrik, misalnya langganan 450 watt dengan dua ampere dan 900 watt dengan empat ampere, kemudian diganti amperenya.
Pihaknya kerap menemukan proses penggantian ampere tersebut saat melakukan keliling pembacaan meteran, “Tapi tidak banyak, hanya ada beberapa yang kami temukan,” ujar Eric.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti masih bersyukur karena semua rumah tangga di Jogja sudah teraliri listrk, meski ada satu meteran yang digunakan untuk beberapa rumah. Namun demikian ia berharap warga untuk berlangganan listrik secara mandiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pengaspalan Jalan Janti-Prambanan berlangsung Senin 3 Agustus 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Pengendara diminta waspadai penyempitan jalur.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.