Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Job Fair diikuti belasan perusahaan.
Harianjogja.com, SLEMAN--SMK Ma’arif 2 Sleman mengadakan Job Fair pada tanggal 27-28 Februari 2018.
Kepala SMK Ma’arif 2 Sleman Atik Sunaryati mengatakan Job Fair kali ini mendatangankan belasan perusahan yang ikut serta mulai dari perusahaan teknik, kendaraan ringan, tata boga, tata busana, akuntansi dan bisnisdan lainnya.
Acara yang bertempat di SMK Ma’arif 2 Sleman ini merupakan kerja sama Kementerian Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman dan juga SMK Ma’arif 2 Sleman selaku tuan rumah.
"Acara job fair ini pertama di selenggarakan di SMK Ma’arif 2 Sleman harapannya dari acara job fair ini banyak teman-teman mulai dari SMA/SMK sampai S1 yang belum bekerja dapat turut serta mengikuti job fair ini," kata Atik Sunaryati melalui rilis Harianjogja.com, Kamis (22/2/2018).
Atik juga berharap acara semacam ini dapat terus diadakan setiap tahun guna menekan angka pengangguran. "Job fair dapat menyerap tenaga kerja di DIY dan Jateng sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada saat ini," lanjutnya.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini diikuti belasan perusahaan ternama di DIY dan Jateng. Bagi yang ingin ikut serta silakan datang langsung. Acara ini tidak memungut biaya alias gratis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
MUI menilai penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden sah secara syariat karena termasuk bantuan sosial untuk masyarakat.
Menag Nasaruddin Umar menyebut Iduladha 1447 H menjadi momentum berbagi agar seluruh masyarakat bisa menikmati gizi hewani.
Belanda resmi merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk jadi kapten, Memphis Depay masuk skuad.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.