Mobil Wisatawan Boyolali Terperosok ke Telaga Sarangan, 6 Selamat
Toyota Agya berisi enam wisatawan Boyolali terperosok ke tepian Telaga Sarangan, Magetan. Seluruh penumpang selamat tanpa luka.
Dibutuhkan sistem untuk membuat keluarga memiliki ketahanan
Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto mengatakan tingginya angka lansia telantar adalah salah satu indikator dari rapuhnya ketahanan keluarga.
Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem untuk membuat keluarga memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai perubahan dan masalah.
Saat ini DPRD DIY tengah mempersiapkan Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga sebagai jawaban untuk persoalan ini. Aturan tersebut juga diproyeksikan untuk menyelesaikan permasalahan kenakalan remaja dan banyaknya kasus perceraian.
“Menurut Polda DIY, selama tahun 2016, terdapat 43 kasus tawuran. Beberapa di antaranya menyebabkan korban jiwa. Kebanyakan pelaku masih duduk di bangku SMP dan SMA,” ujar dia, Selasa (27/2/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=898593">Baca juga : Lansia Telantar Semakin Banyak
Adapun untuk perceraian, sambung Inung sapaan akrabnya, dari data Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY, pada 2014 terdapat 46.933 orang yang menikah. Namun, di tahun yang sama, tercatat 5.800 kasus perceraian diajukan ke pengadilan agama maupun pengadilan negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toyota Agya berisi enam wisatawan Boyolali terperosok ke tepian Telaga Sarangan, Magetan. Seluruh penumpang selamat tanpa luka.
Quiet on the Creek viral di TikTok pada 2026. Simak arti, asal-usul frasa dari Saucy Santana, hingga alasan tren ini begitu populer.
DPRD DIY menyoroti perubahan desil kesejahteraan yang dinilai belum sesuai kondisi warga dan meminta data disandingkan dengan kondisi riil.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Kejagung mengembangkan penyidikan dugaan korupsi program MBG ke NTB. Sejumlah ruangan Kejati NTB dipinjam untuk pemeriksaan saksi.
Sebanyak 20 gedung KDMP Bantul telah rampung, sementara 10 lainnya masih dibangun dengan progres sekitar 60%. Aktivitas koperasi sudah berjalan.