Investor China Bangun Apartemen Rp1,25 Triliun di IKN
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
Usulan ini sudah disampaikan ke bupati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga Sambirejo, Ngawen berharap untuk dibuatkan embung untuk menungjang sektor pertanian di kawasan tersebut. Usulan ini sudah disampaikan ke bupati sehingga harapannya bisa segera direalisasikan.
Kepala Desa Sambirejo Yuliasih Dwi Martini mengatakan, para petani di desanya memiliki harapan besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya membutuhkan sarana irigasi yang baik yang diwujudkan dalam pembangunan sebuah embung.
Menurut dia, usulan pembuatan ini tidak lepas dari hasil panen padi yang memiliki tingkat produktivitas tinggi di wilayah Gunungkidul. “Satu hektarnya bisa panen hingga 10,6 ton gabah,” kata Yuli kepada Harianjogja.com, Kamis (1/3/2018).
Ia berharap pembangunan embung dapat direalisasikan sehingga hasil panen yang dimiliki jadi semakin baik. “Lahan padi di desa kami masih bergantung dengan sistem sawah tadah hujan. Jadi dengan adanya embung maka masa tanam bisa lebih panjang lagi karena air untuk pemeliharaan dapat dipenuhi dari situ [embung],” ungkapnya.
Yuli mengakui, harapan untuk dibuatkan embung sudah disampaikan kepada bupati. Ia bersyukur karena usulan tersebut mendapatkan respons yang baik. “Mudah-mudahan bisa direalisasikan karena keberadaannya nanti juga bisa untuk pengembangan objek wisata,” kata mantan Anggota DPRD Gunungkidul ini.
Bupati Gunungkidul Badingah mengaku sudah mendengar usulan untuk dibuatkan embung di wilayah Sambirejo. Ia pun menyambut baik usulan tersebut. Namun, untuk realisasinya masih harus menunggu survei dari Pemerintah DIY. “Disurvei dulu kalau memenuhi syarat maka akan dibantu dalam pembangunannya,” kata Badingah.
Menurut dia, pembangunan embung memiliki banyak manfaat. Selain untuk irigasi pertanian, keberadaannya juga bisa menjadi destinasi wisata baru. “Sudah banyak embung yang dibuat dan hasilnya juga bagus karena bisa mendorong geliat usaha di masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono. Menurut dia, untuk proses pembangunan embung tidak serta merta langsung dilakukan. Ini lantaran, sebelum adanya pembahasan tentang rencana pembuatan, di awali terlebih dahulu dengan survey lokasi.
“Dilihat dulu dan jika memungkinkan maka rencana pembangunan bisa ditindaklanjuti. Kalau melihat sekarang ini, kemungkinan usulan pembuatan embung di Sambirejo baru bisa diusulkan di 2019 mendatang,” kata Raharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
Banggar DPR memberikan 18 rekomendasi kepada Menteri Keuangan Purbaya terkait pertanggungjawaban APBN 2025, termasuk soal pajak dan utang.
UNY menyiapkan tiga skema bantuan UKT bagi mahasiswa terdampak gempa NTT, mulai penundaan, pengurangan hingga pembebasan.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyiapkan enam helikopter ambulans udara untuk menangani pasien gawat darurat di daerah terisolasi dan wilayah 3T.
Kementerian Haji dan Umrah menyerahkan 34 kasus haji dan umrah ke Bareskrim Polri. Sebanyak 137 laporan tercatat dalam register aduan.
Nilai JDIH Kalurahan Sleman dalam JDIH Award 2026 terpaut 23 poin. Pemkab mendorong pemerataan akses informasi hukum bagi warga.