Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Tidak semua desa akan mendapatkan dana desa tahap pertama
Harianjogja.com, SLEMAN-Pencairan dana desa tahap pertama tahun ini akan dicairkan pekan depan. Dari 86 desa di Sleman, pencairan dana desa bagi 20 desa tertunda.
Menurut Kepala Bidang Administrasi Keuangan dan Aset Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sleman Alkhalik, proses pencairan dana desa tahap pertama 2018 akan ditransfer paling cepat pekan depan. "Sebenarnya dana desa dari pusat sudah masuk ke kas daerah pada Rabu [28/2/2018]. Hari ini [Kamis] baru diberikan rekomendasi ke BKAD untuk dilakukan pengiriman ke kas desa," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (1/3/2018).
Dijelaskannya, tidak semua desa akan mendapatkan dana desa tahap pertama ini. Transfer dana desa hanya diberikan bagi desa-desa yang memenuhi syarat yang ditetapkan. "Yang ditransfer hanya untuk desa yang lengkap syaratnya," ujar dia.
Dia berharap, desa-desa yang belum memenuhi syarat segera menyampaikan dan melengkapi persyartan ke DPMD agar dana desanya dapat dicairkan. Pihaknya tidak akan mencairkan dana tersebut sebelum seluruh syaratnya dipenuhi. "Selain itu desa-desa yang sudah menerima dana desa, kami harapkan untuk segera melaporkan penggunaan untuk akses dana desa tahap II desa," ujarnya.
Kepala Seksi Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Agung Endarto menjelaskan, dana tahap pertama yang dicairkan sebesar Rp16,2 miliar atau 20% dari total alokasi dana desa yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Dari 86 desa di Sleman hanya 66 desa saja yang mendapatkan rekomendasi pencairan dana desa tahap pertama.
"20 desa belum mendapatkan rekomendasi karena syaratnya belum lengkap. Besok pagi [Jumat] kami kirim rekomendasi ke BKAD," ujarnya.
Tertundanya pencairan dana desa bagi 20 desa tersebut salah satunya dikarenakan pemdes belum mengesahkan APBDesa 2018. "Setiap hari, kami mobile untuk meminta progresnya. Ini penting, kalau dana desa sudah masuk ke kas daerah bisa disalurkan langsung ke kas desa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Kejagung mengembangkan penyidikan dugaan korupsi program MBG ke NTB. Sejumlah ruangan Kejati NTB dipinjam untuk pemeriksaan saksi.
Sebanyak 20 gedung KDMP Bantul telah rampung, sementara 10 lainnya masih dibangun dengan progres sekitar 60%. Aktivitas koperasi sudah berjalan.
Tim Arjuna UGM menembus 10 besar Formula SAE Japan 2026 dan meraih sejumlah penghargaan lewat mobil listrik Surasakti AF-06.
Wapres Gibran meninjau pengungsi gempa Sikka, NTT, dan meminta bantuan menjangkau seluruh warga, termasuk kelompok rentan di wilayah terpencil.