Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Jumlah tersebut belum diverifikasi ulang
Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Seksi Perumahan Formal DPUP-KP Sleman Nurrochmawardi menambahkan, sampai saat ini waiting list atau daftar tunggu untuk mendapatkan rusunawa ada sekitar 800 KK.
Jumlah tersebut belum diverifikasi ulang karena penghuni Rusunawa harus melalui proses verifikasi. "Pemkab masih belum ada rencana untuk menambah rusunawa lagi. Jadi moratorium dulu sambil mengelola yang ada," katanya, Sabtu (3/3/2018).
Padahal, lanjutnya, berkaca pada daftar tunggu kepemilikan Rusunawa sebanyak 800 KK, setidaknya Pemkab masih membutuhkan delapan twin blok lagi. Dia beralasan, moratorium pembangunan Rusunawa disebabkan keterbatasan lahan untuk dijadikan proyek tersebut.
"Rusunawa yang ada saat ini masih menggunakan sistem sewa karena menggunakan tanah kas desa [TKD]," katanya.
http://m.harianjogja.com/?p=899943">Baca juga : Penghuni Rusunawa Sleman yang Bermobil Segera Out
Sementara, bangunan rusunawa lebih banyak beroperasi di wilayah yang berbatasan dengan kota. Kondisi tersebut sesuai dengan minat warga yang ingin menempati rusunawa. Jika rusunawa dibangun di wilayah pedesaan dikawatirkan tidak akan laku.
"Penghuni Rusunawa membayar uang sewa perbulan antara Rp150.000 hingga Rp250.000. Setiap tahun yang masuk ke APBD sekitar Rp400 juta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.