Piala Dunia 2026, Siswa Meksiko Libur Sekolah 3 Bulan
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Kondisi rumah Martijan yang rusak tertimpa pohon akibat Hujan disertai angin kencang, Gunungkidul, Senin (2/4/2018). (Ist)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Hujan disertai angin kencang yang melanda Gunungkidul pada Jumat (2/4/2018) sore menyebabkan beberapa bangunan rumah mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dalam rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul yang diterima Harianjogja.com mengungkapkan, sebanyak 14 rumah dan satu fasilitas publik di dua kecamatan, yakni Paliyan dan Playen mengalami kerusakan. Adapun sebagian kerusakan menimpa atap rumah, pekarangan, kandang ternak. Sedangkan fasilitas publik yang terganggu yakni jalan Paliyan-Playen yang mengalami kemacetan karena adanya pohom tumbang.
Terkait dengan hal itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pihaknya sudah melakukan upaya melakukan pembersihan dengan di bantu warga dan pemilik. "Sudah ada pembersihan dibantu warga," ujarnya kepada Harianjogja.com, Senin.
Edy mengatakan potensi hujan disertai angin kencang masih mugkin terjadi. Atas hal itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati. "Yang penting hati-hati," ujarnya.
Salah satu warga yang rumahnya menjadi korban keganasan hujan disertai angin kencang adalah Martijan,65. Warga Desa Grogol, Paliyan ini mengungkapkan kejadian naas itu berlangsung pukul 14.30 wib. Saat itu, lanjutnya kondisi cuaca sedang tidak baik karena turunnya hujan yang disertai angin kencang. "Karena hujan kami memilih berada di emperan rumah, soalnya takut terjadi apa-apa, ini rumah tua," ujarnya.
Tak berselang lama, terdengar suara benda jatuh dengan keras. Awalnya Martijan tidak mengira kalau benda yang ternyata pohon jati itu menimpa rumahnya. "Saya malah gak tahu, justru yang ngasih tahu kalo rumah saya ketiban pohon itu salah seorang tetangga," katanya.
Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Grogol, Paliyan, Bripka Susilo mengungkapkan atas kejadian tertimpanya rumah Martijan, kerugian yang ditaksir mencapai dua juta rupiah. "Iya atap rumahnya [Martijan] tertimpa pohon sampai rusak lumayan parah, kalau dilihat dan sudah saya laporkan ke polres taksiran dua juta," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Meksiko mempercepat libur sekolah demi Piala Dunia 2026. Siswa akan menikmati masa libur hampir tiga bulan.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.