Ilustrasi Bunuh Diri/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang pemuda warga Dusun Klepu, Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Iktikafi Praestia, 20, ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Rabu (4/4/2018). Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Dugaan awal, korban depresi setelah hubungan asmara dengan kekasihnya kandas di tengah jalan.
Kapolsek Kalibawang, Kompol Endang Suprapto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa bunuh diri di Desa Banjararum. Menurut Endang, mayat korban ditemukan oleh ayahnya, Rabu sekitar pukul 04.30 WIB, Korban gantung diri di dapur rumahnya. "Aksi nekat korban diketahui pertama kali oleh ayahnya bernama Sukidi, beberapa saat setelah Salat Subuh," ujar Endang, Rabu.
Menurut Endang, tubuh korban diturunkan setelah Sukidi dan istrinya meminta bantuan warga sekitar. Beberapa saat kemudian, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalibawang. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa korban dan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan yang dilakukan, polisi tidak menemukan adanya unsur kekekarasan di tubuh korban. Petugas menemukan sebuah pesan di ponsel milik korban yang menjadi bukti jika Iktikafi Praestia putus hubungan asmara dengan pacarnya. Motif ini yang diduga melatarbelakangi aksi nekat korban. "Dugaan sementara korban bunuh diri setelah hubungan dengan pacarnya putus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.