Kemenkumham DIY Dorong Pendaftaran Indikasi Geografis Baru

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Kamis, 05 April 2018 13:15 WIB
Kemenkumham DIY Dorong Pendaftaran Indikasi Geografis Baru

Acara sosialisasi pencegahan pelanggaran hak kekayaan intelektual indikasi geografis yang digelar di Hotel Sahid Jaya Jogja, Kamis (5/4/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN-Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY menggelar acara Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran Kak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis di Hotel Sahid Jaya Jogja, Kamis (5/4/2018). Acara bertujuan mendorong munculnya indikasi geografis lebih banyak lagi yang ada di DIY.

Indikasi geografis merupakan suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham DIY, Ajar Anggono, mengatakan sampai saat ini indikasi geografis yang ada di DIY hanya ada dua, yakni salak pondoh di Sleman dan gula semut di Kulonprogo.

"Dengan adanya sosialisasi ini kami harapkan di DIY muncul indikator geografis baru dengan mendaftarkannya ke Kanwil Kemenkumham DIY, karena hak kekayaan intelektual itu penting," kata Ajar dalam sambutannya.

Ajar mengatakan hak kekayaan intelektual dan indikator geografis harus benar-benar dilindungi. "Indonesia banyak kekayaan alamnya, itu menumbuhkan ragam keunikan, juga mempunyai potensi hasil karya seni yang mencirikan indonesia," ujarnya.

Menurut Ajar, acara sosialisasi ini juga bertujuan memberikan pemahaman dalam mencegah tindakan pelanggaran hak kekayaan intelektual. "Ada pihak lain yang memanfaatkan kekayaan intelektual untuk kepentingan individual dan menghilangkan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat harus segera mengupayakan pendaftaran dan pelindungan hukum, karena ini tujuannya bagi masyarakat sendiri," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online