Terkendala Komputer, Ini Harapan SMA Pembangunan 4 Playen
Ilustrasi UNBK./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tak bisa dipungkiri, keterbatasan fasilitas komputer membuat repot, baik pihak sekolah maupun siswa. Tak terkecuali dengan SMA Pembangunan 4 Playen.
Kepala SMA Pembangunan 4 Playen Sarono mengatakan akibat keterbatasan itu, sebanyak 34 siswanya harus mengerjakan UNBK di SMK YAPPI Wonosari. Bahkan, lantaran jarak sekolah yang jauh memaksa beberapa anak didiknya harus rela menginap di SMK YAPPI.
Itulah sebabnya dia beri harap kepada pemerintah terkait dengan pengadaan komputer, agar siswa dapat lebih nyaman. “Kami juga tawarkan kepada orang tua jika ada yang ingin menyumbang komputer kami persilakan, namun saat ini belum ada yang menyumbang. Mungkin ya karena kondisi kurang mampu atau seperti apa,” ucapnya, Senin (9/4/2018).
Kendati begitu dia mengaku hal tersebut tidak jadi soal masalah untuk siswanya, karena sudah dikomunikasikan dengan SMK YAPPI Wonosari, dan kedua sekolah tersebut masih satu yayasan. Terkait kesiapan siswa dia mengatakan ada penambahan materi untuk persiapan UNBK.
“Meski harus menumpang ke sekolah lain, tidak begitu menganggu mental anak. Dia juga mengatakan untuk kelulusan di tahun kemarin mencapai 100%, dia juga berharap di tahun ini dapat mencapai kelulusan 100%.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share